Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH bangunan mengalami kerusakan akibat gempat bumi berkekuatan magnitudo 6,5 yang mengguncang wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (27/4) sekitar pukul 23.29 WIB. Kawasan yang paling banyak mengalami keruskana ialah Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis dan Garut.
Sampai saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pemeriksaan kerusakan dan korban dari kejadian ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar mengatakan, gempa bumi berkekuatan M 6,5 yang terjadi di Garut menyebabkan sejumlah rumah terdampak kerusakan di Awipari kulon Kecamatan, Kelurahan Tamanjaya, Tamansari,Cikawung, Kecamatan Cibeureum.
Baca juga : RSUD Karangasem Tangani Dua Warga Terluka akibat Gempa
"Untuk laporannya memang petugas sekarang masih di lapangan dan kemungkinan mereka akan mengecek kembali besok hari mengingat kondisinya tidak memungkinkan. Namun, yang tercatat ada satu rumah rusak milik Sutisna warga Kecamatan Cibeureum," katanya, Sabtu (27/4/2024).
Heni, warga Kelurahan Cikalang mengatakan gempa yang terjadi cukup kencang dan membuat kerluaga dan tetangganya menyelamatkan diri keluar rumah. Ia mengaku ketakutan dan segera menghubungi keluarganya di Banjarsari.
"Kami sangat khwatir rumah yang ditempati ini kondisinya sudah tua dan takut roboh hingga semua tetangga rumah langsung keluar dan menyelamatkan diri. Namun, kejadian tersebut membuat tetangga rumah gemetaran karena getarannya cukup kuat dan terasa," katanya.
Kepala Bidang SDM Satpol PP Garut Tubagus Agus Sofyan mengatakan 2 orang warga mengalami luka di bagian kepala tertimpa material bangunan rumah yang berasal dari Kecamatan Pameungpeuk. Keduanya korban tersebut, satu anak dan satu dewasa sedang mendapatkan perawatan di Puskesmas Pameungpeuk.
"Berdasarkan informasi sementara yang diterima gempabumi menyebabkan kerusakan di RSUD di wilayah Kecamatan Pameungpeuk terutamanya ada beberapa ruangan rawat inap mengalami kerusakan dan beberapa rumah di Garut juga rusak. Akan tetapi, untuk 2 orang korban sudah mendapat jahitan di kepalanya dan sebagian petugas masih di lapangan untuk cek kerusakan," ujarnya. (Z-3)
BMKG & BPBD Jatim lakukan modifikasi cuaca demi amankan mudik 2026. Hujan lebat turun hingga 70%! Cek detail operasi dan prakiraan cuaca terbaru di sini.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
LIBUR lebaran 2026 terbilang cukup panjang. Kondisi cuaca di beberapa daerah sejak beberapa hari belakangan cukup berfluktuasi.
BPBD Jatim telah mendirikan 38 posko tanggap darurat maupun posko siaga darurat di seluruh kabupaten/kota serta menyiagakan 300 personel untuk penanganan bencana sebagai upaya kesiapan
Hasil asesmen ini selanjutnya akan dilakukan penanganan perbaikan agar kembali ditempati warga dengan aman dan nyaman.
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa Sumba tersebut terjadi pada pukul 18.41 WIB.
DUA bangunan rumah warga di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan rusak terdampak gempa 4,2 magnitudo, Minggu (15/3). Kedua bangunan itu berada di dua lokasi berbeda.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik di Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat hari ini 13 Maret 2026 dini hari pukul 02.18 WIB. berdasarkan BMKG gempa terkini itu tak berpotensi tsunami
Gempa bumi 5,4 magnitudo yang terjadi berpusat di Kota Sukabumi kedalaman 43 kilometer tidak berpotensi tsunami.
BMKG mencatat sedikitnya 20 gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1 terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (10/3) dini hari.
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved