Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru mencatat tren peningkatan kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sejak awal 2026. Hingga pertengahan Maret ini, tercatat sebanyak 49 kejadian kebakaran telah melanda berbagai titik di wilayah ibu kota Provinsi Riau tersebut.
Berdasarkan data akumulatif selama kurang lebih tiga bulan terakhir, total luas lahan yang hangus terbakar telah mencapai 29,9 hektare.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
Meski kebakaran sudah terjadi sejak Januari, intensitas kebakaran mengalami lonjakan tajam pada Maret. Dari total 49 kejadian, mayoritas justru terjadi dalam rentang waktu yang singkat di bulan ini.
"Ada 31 kejadian kebakaran lahan berlangsung selama bulan ini saja," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino, Rabu (18/3).
Peningkatan drastis ini memaksa tim di lapangan bekerja ekstra. Selama dua hari terakhir saja, tim BPBD harus berjibaku memadamkan api secara simultan di tujuh lokasi berbeda untuk mencegah api merembet ke pemukiman warga atau area hutan yang lebih luas.
Beruntung, upaya pemadaman manual yang dilakukan petugas terbantu oleh faktor alam. Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur Kota Pekanbaru pada akhir pekan ini menjadi angin segar bagi proses pendinginan lahan yang sempat terbakar.
Iwa Gemino memastikan bahwa saat ini kondisi di lapangan sudah relatif terkendali. Guyuran hujan efektif memadamkan sisa-sisa api dan asap (smoldering) di beberapa lokasi rawan.
"Untuk saat ini kondisi terpantau kondusif, karena ada hujan, tapi tetap kita monitor," tegas Iwa.
Meskipun situasi saat ini mulai kondusif berkat bantuan hujan, BPBD tetap menyiagakan personel untuk memantau titik-titik rawan. Iwa juga memberikan peringatan keras kepada masyarakat mengingat cuaca panas masih berpotensi kembali terjadi.
Ia mengimbau warga agar meningkatkan kesadaran lingkungan dan tidak melakukan tindakan ceroboh yang memicu api, terutama dalam pengelolaan lahan.
Masyarakat dilarang keras membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya bisa meluas dan sulit dikendalikan dalam kondisi cuaca panas. (Z-1)
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
KABUT asap dilaporkan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3) pagi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved