Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMILIKI pengetahuan dan kemampuan untuk mengelola keuangan yang efektif merupakan salah satu hal yang penting, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan berubah dengan cepat, pengelolaan keuangan yang baik adalah kunci keberhasilan jangka panjang bagi UMKM tersebut.
Oleh karena itu, PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) kembali mengambil peran dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Morowali Utara, Sulawesi Tengah dengan memberikan pelatihan keuangan kepada Kelompok Binaan CSR PT GNI dan PT Stardust Estate Investment (SEI).
Kegiatan yang diadakan beberapa waktu lalu itu dilakukan dengan menggandeng Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bunta. Kegiatan pelatihan ini digelar untuk dua Kelompok Binaan CSR PT GNI dan PT SEI, yakni Kelompok Menjahit Desa Bunta dan Kelompok UMKM Abon Bandeng Desa Bungintimbe.
Baca juga : Pelatihan Wirausaha Produksi Aneka Snack untuk UKM
Dalam kegiatan ini, para peserta akan mendapatkan beberapa materi pelatihan seperti teori dan praktik pengelolaan laporan keuangan bagi UMKM yang dilatih langsung oleh Bendahara Bumdes Bunta.
Head of Corporate Communication PT GNI Mellysa Tanoyo menjelaskan bahwa kegiatan itu sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap pertumbuhan UMKM dan upaya untuk mendorong ekonomi daerah.
“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata dukungan PT GNI kepada UMKM desa di sekitar lingkar industri. Pelatihan ini juga untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas peserta dalam pengelolaan keuangan untuk pengembangan usaha mereka,” ungkap Mellysa.
Baca juga : 321 UMKM Perempuan di Malang Raya Dapat Pendampingan dari MCI
Menurut Mellysa, saat ini, UMKM sering kali menghadapi berbagai kendala seperti dalam hal inovasi, peningkatan kualitas atau kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), pencatatan dan pembukuan keuangan sederhana, serta optimalisasi pemasaran. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini, perusahaan berupaya untuk memahami kondisi dan tantangan tersebut.
“Perusahaan memahami kesulitan yang saat ini dihadapi Kelompok Binaan CSR, sehingga melalui pelatihan ini, diharapkan dapat membantu mereka untuk tetap relevan dan bersaing dalam pasar yang berubah dengan cepat,” terangnya lagi.
Salah satu peserta pelatihan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT GNI dan PT SEI yang telah memfasilitasi mereka untuk dapat mengembangkan dan meningkatkan kapasitas dirinya melalui program ini.
Baca juga : Dorong UMKM Naik Kelas, ULBI Gelar Pelatihan Sertifikasi Produk Halal
“Kami sangat senang dan mengucapkan banyak terima kasih kepada PT GNI dan PT SEI maupun pihak-pihak yang terkait, kami juga siap untuk menerima masukan dari berbagai pihak untuk kemajuan kelompok kami," katanya.
Program ini merupakan bentuk pengembangan UMKM untuk Kelompok Binaan CSR kolaborasi PT SEI dan PT GNI. Dengan memberikan pelatihan kepada UMKM tersebut, perusahaan tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan individu bisnis tersebut, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
"Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan dampak positif pada perekonomian daerah, serta masyarakat setempat memiliki kemampuan dan pengetahuan yang lebih," tutup Mellysa. (RO/Z-1)
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank BPD Bali I.
Pemerintah menegaskan terus mendorong pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen utama meningkatkan daya saing UMKM.
Kemenko PM kembali menggelar Festival Jejak Jajanan Nusantara 2026 pada 6–8 Maret di GBK Senayan, Jakarta.
mendukung gagasan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dikembangkan dan dikuatkan untuk menghidupkan perekonomian rakyat yang riil.
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved