Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR gabungan akhirnya menemukan pria paruh baya yang tenggelam di Rogan Kawaliwu, Kabupaten Flores Timur (Flotim), pada Jumat, 19 April 2024, pagi di Desa Sinar Hading, Kecamatan Lewolema, Nusa Tenggara Timur. Korban diketahui bernama Simon Seba Koten, 78, warga Desa Sinar Hading, Kecamatan Lewolema.
Pria lanjut usia itu dilaporkan tenggelam di sekitar perairan pantai Rogan Kawaliwu pada Selasa, 16 April 2024. "Setelah SAR gabungan melakukan pencarian selama tiga hari, korban tenggelam atas nama Simon Seba Koten akhirnya ditemukan pagi tadi sekitar pukul 09.25 Wita," ujar Arnold Ileng, Komandan Tim Pencarian Basarnas Maumere.
Ia menerangkan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jasadnya mengambang di atas air laut, tak jauh dari lokasi terakhir tenggelam.
Baca juga : Tim SAR Cari Warga Lewolema yang Tenggelam di Pantai Rogan Flotim
"Lokasi penemuan tidak jauh dari lokasi korban tenggelam. Saat ditemukan korban mengenakan celana biru dan baju hitam," ujarnya.
Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke Puskesmas Lewolema untuk dimandikan, kemudian akan diserahkan ke pihak keluarga. Dengan penemuan itu, operasi pencarian dinyatakan selesai dan seluruh tim kembali ke satuan masing-masing.
Ia juga mengucapakan terima kasih atas kerja sama seluruh pihak dalam proses pencarian selama tiga hari. "Kami dari Basarnas Maumere juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu dalam proses pencarian dari hari pertama hingga hari ketiga saat ini," tutupnya.
Untuk diketahui, unsur yang terlibat dalam proses pencarian korban Simon Seba Koten yaitu Basarnas Maumere, BPBD Flores Timur, Ditpolairud Polda NTT Unit Flores Timur, anggota Polsek Titehena Polres Flotim, anggota Babinsa dari Koramil 1624-01/Larantuka, anggota Pos Angkatan Laut Larantuka, dan relawan Bergiat untuk Nusa (Berguna) Flores Timur. (Z-2)
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
USAI meninggalnya seorang anak di Kabupaten Ngada, Polri menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah ke sejumlah wilayah terpencil di Nusa Tenggara Timur (NTT).
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
MENTERI Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri (Yonif) TP 877/Biinmaffo di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.
Kepala Stasiun Meteorologi El .Tari Kupang, Sti Nenot’ek, mengimbau masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved