Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
NASIB nahas dialami pemancing asal Desa Sinar Hading, Kecamatan Lewolema, Flores Timur bernama Simon Seba Koten, 74. Dia hilang setelah dihantam ombak saat memancing ikan di rogan Pantai Kawaliwu, Selasa (16/24) malam. Keterbatasan jarak pandang membuat warga sekitar sulit menemukan korban.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Maumere menerima informasi pada Rabu (17/4) bahwa ada satu orang tenggelam di Pantai Rogan Flores Timur atas nama Simon Seba Koten. Laki-laki berusia 78 tahun itu beralamat di Desa Sinar Hading, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kronologi yang kami dapatkan dari pelapor Kapospol Lewolema Flores Timur bahwa pada pukul 12.50 Wita Tanggal 16 Maret 2024, korban bersama anaknya hendak kembali ke rumahnya setelah berkebun seharian. Mereka memilih menggunakan sampan menuju daerah rumah, namun saat akan mendekati pesisir Pantai Rogan, sampan yang ditumpanginya bersama anaknya terbalik," terang Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan.
Baca juga : Hilang Terseret Arus Selama 5 Hari, Korban Ditemukan di Perairan Tobilota
"Anaknya telah berupaya menyelamatkan korban namun tidak berhasil dan memutuskan berenang ke tepian dan memberitahukan kepada masyarakat dan keluarga bahwa korban tenggelam."
"Kami mengerahkan Tim Rescue Basarnas Maumere sebanyak 5 orang untuk bergabung dengan Tim SAR Gabungan yang telah berada di lokasi untuk melakukan pencarian kroban dengan mengerahkan alut rubber boat, drone thermal, serta perlatan selam dan Aqua Eye (alat pendeteksi korban di bawah permukaan air)."
"Tim tiba di lokasi kejadian sekitar Pukul 14.00 Wita dan akan langsung melakukan pencarian di Pantai Rogan, semoga korban segera di temukan," tandas Ridwan. (Z-1)
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Keduanya diduga terseret arus ke bagian tengah waduk yang lebih dalam.
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
SEORANG pekerja perusahaan sawit bernama Muhammad Rosaid Amar alias Edo (33) tenggelam di Sungai Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Total delapan santriwati terseret arus Sungai Lusi saat hendak mencari kerang setelah mengunjungi rumah ustaz di bantaran sungai.
TIGA orang santriwati yang terseret arus sungai Lusi di Kelurahan Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan tewas akibat tenggelam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved