Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA bernama Adrianus Ama Lein, 22, yang terseret arus di perairan Gonzalus antara Pulau Adonara dan Flores daratan sejak lima hari lalu berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di wilayah Perairan Tobilota, Kabupaten Flores Timur, Kamis (31/8).
Korban ditemukan nelayan pada pukul 05.30 Wita. Mayatnya mengapung dengan posisi menghadap ke bawah.
Sebelum mayat pria 22 tahun ditemukan, Tim SAR Gabungan memang sedang melakukan persiapan pencarian. Tiba-tiba, ada informasi bahwa sesosok mayat mengapung tanpa baju.
Baca juga: Karhutla Meluas, Warga Flotim Diminta Jangan Buka Kebun dengan Bakar
“Tim SAR Gabungan yang sedang melakukan persiapan operasi SAR hari ke lima menerima informasi dari nelayan setempat pada Pukul 05.30 Wita bahwa Mereka menemukan sesosok jenazah dalam kondisi terapung di Perairan Desa Tobilota Kab.Flores Timur. Tim SAR langsung berkoordinasi dan melakukan pengecekan dengan hasil korban yang ditemukan oleh nelayan tersebut adalah Adrianus Ama Lein,” ungkap Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan selaku SMC (SAR Mission Coordinator)
“Korban ditemukan pada koordinat 08°21'21.13"S - 123° 0'19.40"E sekitar 1.33 Nautical Mile dari lokasi kejadian, selanjutnya korban dievakuasi Tim SAR Gabungan ke RSUD Dr Hendrikus Fernandez Larantuka dan dengan penemuan korban, operasi kami tutup,” terang Supriyanto Ridwan.
Baca juga: Delapan Pemuda yang Aniaya Polisi di NTT Ditangkap
Adapun korban hilang saat sampan yang ditumpanginya bersama tiga temannya terbalik pada Minggu (27/8) pukul 07.00 Wita. Korban bersama tiga temannya menaiki sampan untuk mencari ikan di sekitar pelabuan PPI Larantuka. Nahas pada pukul 10.00 Wita gelombang tinggi datang dan sampan yang mereka tumpangi terbalik, tiga teman korban selamat sementara korban tenggelam. (Z-1)
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Keduanya diduga terseret arus ke bagian tengah waduk yang lebih dalam.
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
SEORANG pekerja perusahaan sawit bernama Muhammad Rosaid Amar alias Edo (33) tenggelam di Sungai Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Total delapan santriwati terseret arus Sungai Lusi saat hendak mencari kerang setelah mengunjungi rumah ustaz di bantaran sungai.
TIGA orang santriwati yang terseret arus sungai Lusi di Kelurahan Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan tewas akibat tenggelam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved