Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA beras di pasaran Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) masih sekitar Rp83.500 per kilogram atau belum mengalami penurunan. Karenanya, Perum Bulog masih menyalurkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dengan harga Rp53.000 per 5 kilogram.
Kendati demikian, Kepala Perum Bulog Wilayah Sulselbar, Ahmad Kholisun memastikan, ketersediaan beras selama Ramadan 2024 cukup untuk konsumsi masyarakat.
"Stok beras saat ini sebanyak 59.000 ton. Ketersediaan beras tersebut memadai dan cukup sampai bulan Juli 2024. Hal itu karena kebutuhan untuk penyaluran bahan pangan yang hanya 8.500 ton ditambah untuk kebutuhan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 7.000 ton," jelas Kholison.
Baca juga : Pemerintah Diminta Atasi Kelangkaan Beras Subsidi
Dia berharap, dengan SPHP, harga beras bisa kembali normal. "Kita melakukan SPHP secara rutin setiap hari di titik-titik pasar. Kemudian rumah pangan kita dan titik-titik nanti apabila memang wilayah yang memerlukan untuk kita melakukan SPHP di wilayah tersebut kita lakukan," lanjut Kholison.
Dia pun meyakinkan, jika stok beras di Sulsel dan sekitarnya, sangat cukup untuk hingga Juli 2024, terlebih April sudah mulai ada panen. "Yang jelas stok kami ada, berapa pun kebutuhan beras di wilayah Sulsel kami siap," tegasnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menambahkan, jika kebutuhan pokok di Sulsel pasokannya masih aman, termasuk harga yang relatif naik. "Tapi itu masih tetap stabil, semua kebutuhan masyarakat tercukupi," pungkasnya.
(Z-9)
Beras medium SPHP seharga Rp57.500 kemsan 5 kg, beraskita premium Rp74.000 kemasan 5 kg, minyakkita Rp31 ribu kemasan 2 liter.
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Seorang penjual beras di Pasar Mambo, Kabupaten Indramayu, Jana, mengungkapkan saat ini harga beras naik tipis, yaitu Rp200 per kilogram.
KENAIKAN harga beras lokal di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, hingga pekan ini masih bertahan tinggi. Penyaluran beras SPHP pun belum mampu menekan kenaikan harga beras di pasar.
Pemerintah memastikan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Beras (SPHP) beras melalui Perum Bulog akan terus digencarkan.
DIREKTUR Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan bahwa Harga Eceran Tertinggi untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tidak akan mengalami kenaikan.
Tinjauan langsung penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penurunan harga beras terjadi
Penyaluran dilakukan melalui beragam saluran. Di antaranya melalui toko retail, toko-toko beras di pasar, dan Koperasi Desa Merah Putih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved