Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA tanah longsor dan angin kencang melanda sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah yang berada di sekitar Lokasi Wisata Dieng pada Selasa (6/2) kemarin. Pihak Pemerintah Daerah (Pemda) setempat memastikan tidak ada korban jiwa dalam semua kejadian bencana akibat cuaca ekstrem tersebut.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Dudy Wardoyo, menyebutkan, tanah longsor terjadi di lima desa wilayah Kecamatan Kejajar dan satu desa di Kecamatan Garung. Adapun bencana angin hanya menyapu satu desa di Kecamatan Garung.
Di Kecamatan Garung, tanah longsor menutup akses jalan ke Dusun Tlogo. Selain itu juga terdapat pohon tumbang akibat bencana angin menutup akses Jalan Provinsi dari Wonosobo ke Dieng. Angin kencang juga menimpa jaringan listrik PLN di Jembatan Siwuran.
Baca juga : Cuaca Ekstrem Berlanjut, Daerah di Jateng Diminta Tingkatkan Siaga Bencana
"Semuanya sudah tertangani dengan baik. Akses jalan sudah bisa dibuka, dan jaringan listrik diperbaiki," terang Dudy, Rabu (7/2).
Adapun lima desa di Kecamatan Kejajar yang mengalami tanah longsor adalah Desa Sigedang, Desa Tambi, Desa Krakal, Desa Serang, dan Desa Buntu. Di Desa Sigedang, tebing longsor menutup akses jalan kabupaten dari Kota Wonosobo menuju Kabupaten Temanggung via Sigedang.
"Dalam kejadian itu, satu unit mobil terseret aliran longsor, tapi sudah berhasil dievakuasi, sudah tertangani dengan baik dan jalan sudah kembali normal," ujar dia.
Baca juga : Musim Hujan, Wonosobo Pasang Alat EWS di Area Rawan Longsor
Tanah longsor di Desa Tambi menyebabkan satu rumah warga Dusun Rejosari rusak di bagian belakang karena terbawa tanah longsor. Hal ini masih dalam penanganan pihak BPBD. Selain itu juga terdapat tebing longsor di lokasi yang berdekatan hingga menutup akses jalan provinsi dari Wonosobo menuju Dieng. Satu unit mobil juga terseret guguran material longsor.
Di Desa Krakal, tanah longsor dan pohon tumbang menutup akses jalan kabupaten dari Wonosobo ke Candiroto (Wilayah Kabupaten Temanggung). Kondisi jalan ini juga sudah normal lagi. Di Desa Serang terdapat empat titik longsor menutup akses jalan kabupaten dari Kecamatan Garung ke Kejajar via Serang, yang sekarang juga sudah tertangani.
"Terakhir di Desa Buntu terdapat satu rumah rusak akibat angin kencang disertai hujan lebat yang saat ini masih dalam proses penanganan," tutupnya.
(Z-9)
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Berdasarkan data terbaru BMKG, status Siaga ini mencakup wilayah NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
SUKUR, 45, seorang petani kentang di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, lemas.
POLRES Wonosobo, Jawa Tengah berupaya mengantisipasi kemacetan di jalur wisata ke Dieng saat musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sebanyak delapan anak bajang menjalani ritual potong rambut gimbal dalam rangkaian Dieng Culture Festival (DCF) 2025
Fenomena yang terjadi di Dieng terutama di sekitar lapangan dekat Candi Setyaki. Dan juga di Candi Arjuna juga ada.
DALAM dua hari terakhir, pada Sabtu dan Minggu 19 dan 20 Juli 2025 pagi, embun beku menyelimuti kawasan Dieng yang memiliki ketinggian di atas 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Udara dingin dirasakan warga berada di kawasan Dieng, Jawa Tengah. Bahkan di sana muncul fenomena embun upas atau salju.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved