Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden ke 10 dan 12 Muhammad Jusuf Kalla (JK) memberikan kuliah umum di Politeknik Harapan Bersama (Poltek Harber) Kota Tegal, Jawa Tengah, Selasa siang (26/12). Enggan bicara soal Pilpres 2024, JK meminta mahasiswa meningkatkan kompetensi.
Dalam kuliah umum yang digelar di Aula Gedung C Poltek Harber, JK memaparkan beberapa hal. Diantaranya tentang persaingan global yang sedang berlangsung saat ini. JK meminta para Mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan ilmu pengetahuan agar siap bersaing dengan dunia luar.
Jusuf Kalla mencontohkan Jepang dan Singapura, dua negara yang tidak banyak memiliki sumber daya alam. Namun bisa menjadi negara maju di Asia karena memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Baca juga : Menaker Ida Fauziyah Ajak Mahasiswa Kolaborasi Wujudkan Indonesia Maju 2045
"Bangsa Indonesia yang memiliki SDM cukup besar, harus bisa menjadi negara maju. Kuncinya ada pada anak-anak muda sekarang harus mempersiapkan diri dengan baik, agar menjadi generasi yang unggul sehingga mampu bersaing dan menjawab tantangan kemajuan zaman," ujar JK.
JK meyebut pendidikan vokasi memegang peranan cukup penting untuk mempersiapkan tenaga yang dapat menetapkan keahlian dan ketrampilan di bidangnya.
"Harus siap kerja dan mampu bersaing secara global dan meningkatkan perekonomian bangsa," tandas JK.
Baca juga : SUN International Education Expo Kembali Digelar, Ini Negara Tujuan Kuliah Favorit
Ia juga sempat menyinggung pergeseran industri global. "Ada kecenderungan di negara-negara maju saat ini mulai melirik tenaga kerja luar, karena biayanya tidak mahal namun memiliki kemampuan bagus," jelas JK.
Ketika disinggung soal Pemilu khusunya tentang Pencapresan, JK enggan bicara, dan hanya tersenyum sembari terus berjalan menuju mobil yang ditumpanginya.
Dalam kuliah umum yang diikuti ratusan mahasiswa Politeknik Harber Tegal tersebut, ikut hadir mantan Menteri ESDM Sudirman Said yang mendampingi Jusuf Kalla. Sudirman Said hanya memberikan sambutan singkat sebagai pembuka sebelum Jusuf Kalla memberikan kuliah umum. (Z-5)
Perkembangan teknologi menghadirkan peluang baru bagi industri, namun juga risiko yang menuntut organisasi untuk lebih adaptif dan inovatif.
KONDISI ekonomi global sepanjang 2025 masih tertekan, dengan proyeksi pertumbuhan dunia hanya 2,8–3,2% berdasarkan laporan International Money Foundation (IMF).
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui inisiatif Bakti BCA Pendidikan menggelar program BCA Berbagi Ilmu (BBI).
Inovasi riset yang dikembangkan Undip di antaranya mesin desalinasi air laut menjadi air siap minum yang saat ini diuji coba bersama BNPB daerah terdampak bencana.
Sikap tegas Presiden Prabowo yang menyebutkan bahwa Indonesia tidak akan mengakui Israel selama Palestina belum merdeka sebagai bangsa dan negara itu sebuah sikap yang benar.
Abdul Mu’ti menekankan Indonesia memiliki modal besar untuk mewujudkan cita-cita menjadi bangsa maju pada 2045.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing ke Aceh diperbolehkan selama untuk kemanusiaan dan terkoordinasi. PMI fokus pada logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Jusuf Kalla menekankan pentingnya penanganan cepat dampak banjir, khususnya penumpukan kayu di sungai, serta mendorong pemanfaatan kayu bernilai guna untuk membantu masyarakat
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meminta agar permasalahan lautan kayu dari banjir Sumatra untuk segera diselesaikan. Kayu yang memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved