Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kuliah Umum di UBM tentang Digital Bisnis dan Pengaruh bagi Pelanggan

Syarief Oebaidillah
15/12/2025 21:57
Kuliah Umum di UBM tentang Digital Bisnis dan Pengaruh bagi Pelanggan
Ilustrasi(Dok Istimewa)

MENGHADAPI percepatan transformasi digital, Universitas Bunda Mulia (UBM) terus mempersiapkan mahasiswa guna menjawab tantangan utama perusahaan-perusahaan modern, menjadikan teknologi bukan sekadar alat pendukung, tetapi motor penggerak dalam menciptakan nilai bisnis. 

Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kuliah umum “The UBM Studium Generale Series 023 – Bridging Digital Strategy and Operations: Turning Technology into Business Impact” di Universitas Bunda Mulia (UBM) kampus Ancol dan kampus Serpong, pekan lalu.

Kegiatan ini diprakarsai Program Studi Manajemen dan Program Studi Bisnis Digital, dengan diikuti oleh 322 mahasiswa dari Kampus Ancol dan Kampus Serpong, dengan menghadirkan Prof. Andreas Schroeder, Professor of Digital Strategy and Service Innovation di Lancaster University Management School, Inggris, sebagai narasumber. 

Dalam sesi pemaparannya, Prof. Andreas menjelaskan konsep bisnis digital, teknologi digital, strategi bisnis digital, serta sumber keunggulan kompetitif di era modern. 

Ia menekankan bisnis digital adalah sarana untuk menciptakan nilai bagi pelanggan, sekaligus membawa tantangan besar terhadap model bisnis konvensional. Perkembangan teknologi menghadirkan peluang baru bagi industri, namun juga risiko yang menuntut organisasi untuk lebih adaptif dan inovatif. 

Pada  sesi berakhir, ia menyampaikan apresiasinya. “Saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan untuk berbagi wawasan dan pengalaman dengan para mahasiswa UBM. Saya sangat menikmati sesi tersebut, dan saya menemukan pertanyaan-pertanyaan mahasiswa sangat tajam dan penuh pemikiran," paparnya.

Dikatakan Andreas hal Ini menjadi kesempatan yang luar biasa untuk berkolaborasi dengan sebuah universitas di Indonesia. "Sesuatu yang sebelumnya belum pernah saya miliki. Suatu kehormatan bagi saya,” tukas Andreas.

Melalui penyelenggaraan kuliah umum berskala global ini, UBM mempertegas perannya dalam mempersiapkan generasi profesional yang siap menghadapi tuntutan dunia bisnis digital.

Prof. Andreas meraih gelar Doctor of Philosophy (PhD) dalam Management Information Systems dari Victoria University of Wellington, mengikuti program studi luar negeri di bidang Environmental Engineering Technology / Environmental di Universidad Nacional Autónoma de México, serta memperoleh gelar Bachelor of Science (B.Sc.) dalam Environmental and Resource Management dari Brandenburg Technical University Cottbus-Senftenberg.

 Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman akademik yang luas sebagai dosen dan peneliti di bidang Manajemen Operasi dan Sistem Informasi, ia berfokus pada penerapan teknologi digital yang memberikan dampak nyata bagi praktik organisasi.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik