Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo bermain sepak bola bersama warga kampung Wae Kesambi, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) di tengah gerimis hujan, Senin (5/12). Permainan sekitar 15 menit itu berakhir dengan skor imbang 1-1.
Warga antusias menyaksikan permainan bola antara Macan Komodo dan Macan Kebayoran. Macan Komodo diperkuat oleh Presiden sebagai penjaga gawang dengan jersey berwarna biru tua dengan nomor punggung 22, Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake, dan Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi. Sementara macan kebayoran diperkuat oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan sejumlah pemuda Desa Batu Cermin.
Presiden sempat mengamankan gawang dari serangan macan Kemayoran, sebelum kebobolan 1 gol. Namun tidak lama berselang, kesebelasan Jokowi gocekan Edotadius berhasil menyamankan kedudukan menjadi 1-1, hingga akhir pertandingan skor berakhir imbang.
Baca juga:
> BPODT Gelar Kejuaraan Sepak Bola Antarkampung
> Stadion Jadi Pemersatu Bangsa di Liga 1
"Pemain-pemain semuanya tadi gembira, sportif, saya juga kebobolan 1 tetapi 2 menyelamatkan (peluang)," ujar Jokowi usai pertandingan.
Presiden mengatakan permainan bola bagian dari mempererat persaudaraan bersama warga Labuan Bajo. "Ini kan pertandingan persaudaraan, persahabatan pak gubernur senang, pak bupati senang, semua pemain senang," jelas Jokowi.
Sementara Wilibrodus, lawan main Jokowi, mengaku bahagia bisa bermain bola bersama Presiden tanpa mempedulikan rintik hujan. "Luar biasa seorang presiden mau main bola bersama rakyatnya," ungkap Willi.
Diakhir permainan bola Presiden menyapa warga dan membagikan kaos. Sebelum meninggalkan lapangan sepak bola Presiden sempat menari Ja'i bersama warga. Ja'i merupakan tarian khas masyarakat Ngada, Flores- Nusa Tenggara Timur (Z-6)
Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Labuan Bajo terus memperkuat upaya pengelolaan sampah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus kualitas hidup masyarakat.
KEPOLISIAN Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memeriksa dua pejabat Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo terkait kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah.
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved