Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
AREAL perkebunan yang ditanami tebu, jeruk dan jenitri di Desa Ujunggagak, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap, terbakar pada Sabtu (14/10) sekitar pukul 09.30 WIB.
Areal yang terbakar luasannya mencapai 10 hektare (ha). Rinciannya, 14 ha di antaranya adalah lahan tebu dan jeruk serta 6 ha lainnya jenitri.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Cilacap Erna Sugiyarti mengatakan dari keterangan warga sekitar, api terlihat membakar lahan sekitar pukul 09.30 WIB.
Baca juga: Kebakaran Gunung Ungaran Berhasil Dipadamkan
"Begitu mengetahui ada kebakaran, warga langsung melaporkan kepada kepala desa setempat. Kemudian segera ditindaklanjuti dengan mengumpulkan warga untuk melakukan pemadaman secara manual," jelasnya pada Minggu (15/10).
Menurutnya, aparat gabungan dari Satpol PP, BPBD, relawan Damkar, TNI dan Polri bersama-sama berusaha memadamkan api dengan alat.
Baca juga: Hari Kedua, Kebakaran TPA Suwung Semakin Tak Terkendali
"Api membakar daun pohon tebu kering karena musim kemarau, mengakibatkan api cepat meluas. Sehingga sekitar pukul 15.00 WIB, api baru bisa dipadamkan oleh petugas gabungan. Butuh waktu sekitar 6 jam api dapat dipadamkan. Untuk penyebab hingga saat ini belum diketahui," jelasnya.
Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah yang biasa digunakan untuk mengolah tebu menjadi gula ikut terbakar, beserta 3 mesin penggiling yang terdapat di dalamnya.
"Total lahan yang terbakar sekitar 20 hektare, sedangkan kerugian masih dalam perhitungan. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Selain itu, kita berikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan
kewaspadaan,â€tambahnya. (Z-10)
Petugas Damkar Jakarta Utara padamkan kebakaran bak air PAM Jaya di Pluit akibat pengelasan filter air. Api berhasil dikendalikan dalam 30 menit.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved