Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 1,3 hektare hutan dan lahan di kawasan Blok Seked TWA (Taman Wisata Alam) Gunung Batur Bukit Payang, tepatnya di Jalan pendakian Gunung Batur), Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali terbakar, Minggu (1/10) pukul 15.05 Wita.
Kepaala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangli, Agus Sutapa dalam laporannya menyampaikan lahan yang terbakar berupa semak belukar dan pepohonan.
Kronologisnya disebutkan, pertama kali api dilihat warga masyarakat dan pengguna jalan yang sedang melintas muncul dari semak belukar yang kemudian merambat membakar pepohonan di kawasan tersebut.
Baca juga : Kementerian LHK Turun Langsung Tangani Karhutla di Kalsel
Faktor lahan yang berupa semak belukar kering dan disertai tiupan angin yang kencang di sekitar lokasi kebakaran menambah cepatnya api menjalar. Namun berkat kesigapan dan upaya pemadaman yang dilakukan petugas gabungan bersama masyarakat berhasil mengendalikan kobaran api dengan membuat sekat sehingga api tidak sampai meluas.
"Pada pukul 16.45 Wita, api sudah berhasil dikendalikan dan dipadamkan oleh petugas gabungan dan masyarakat dengan membuat sekat sehingga api tidak kembali menyala dan meluas," ujar Agus Sutapa. Namun untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, petugas masih siaga di sekitar lokasi.
Baca juga : Hujan Buatan Diintensifkan di Sumatra Selatan
Dugaan awal penyebab kebakaran dikarenakan kelalaian warga atau pengguna jalan yang membuang puntung rokok di sekitaran lahan kawasan hutan yang berupa semak belukar kering yang mudah terbakar. Namun untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Polsek Kintamani.
Tim operasi gabungan yang terlibat meliputi dari unsur TNI/Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran, KPH Bali Timur serta masyarakat. Penanganan dilakukan selain dengan upaya konvensional juga dengan penyemprotan dari armada Damkar. (Z-5)
Pahami ekologi hutan secara mendalam, mulai dari komponen biotik-abiotik hingga peran vitalnya dalam ekonomi karbon Indonesia tahun 2026.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
PRESIDEN Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan pelanggar kawasan hutan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh berhenti
MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, kearifan lokal harus dimanfaatkan dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS).
Bencana yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, menjadi pemicu bagi para aktivis lingkungan ini untuk bergerak menyelamatkan Indonesia.
Jerome Polin menjelaskan bahwa Indonesia telah kehilangan 10 juta hektare hutan selama dua dekade.
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Hingga kini proses pemadaman karhutla terus dilakukan secara intensif.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
Bantuan tersebut akan diajukan ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai bersama TNI, Polisi, BPBD Kota Dumai, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga saat ini masih berupaya keras memadamkan karhutla seluas 2 hektare di Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved