Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan pelanggar kawasan hutan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh berhenti pada sekadar pergantian pelaku usaha.
Dari total 28 izin yang dicabut, sebanyak 22 merupakan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), sementara enam izin lainnya berada di sektor pertambangan, perkebunan serta pemanfaatan hasil hutan kayu (PBPHHK).
Kepala Divisi Kampanye Walhi Nasional, Uli Arta Siagian menyatakan bahwa pencabutan izin memang merupakan langkah yang harus dilakukan oleh negara. Namun, ia menilai kebijakan tersebut bukanlah solusi akhir.
"Kami melihat pencabutan izin ini adalah sesuatu yang memang harus dilakukan oleh pemerintah. Tetapi ini bukan langkah akhir, melainkan langkah awal untuk mendorong pemulihan, baik pemulihan ekosistem maupun pemulihan hak rakyat atas wilayah tersebut," kata Uli saat dihubungi, Selasa (20/1).
Walhi mencermati bahwa rekomendasi pencabutan izin tersebut berasal dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), yang merujuk pada kerangka kerja Satgas PKH 2025. Dalam kerangka tersebut, terdapat tiga bentuk sanksi yang dapat diterapkan kepada perusahaan pelanggar.
Pertama, sanksi administrasi yang dapat berupa kewajiban pembayaran denda atau sanksi finansial. Kedua, penguasaan kembali kawasan oleh negara. Ketiga, pemulihan aset.
Namun, Walhi menilai dua sanksi terakhir berpotensi menimbulkan persoalan baru jika tidak dijalankan dengan perspektif pemulihan lingkungan dan keadilan sosial.
"Penguasaan kembali oleh negara sering dimaknai sebagai pengambilalihan kawasan dari perusahaan swasta. Sementara pemulihan aset justru kerap dimaknai dengan menyerahkan kembali lahan tersebut kepada BUMN untuk melanjutkan aktivitas bisnis," jelas Uli.
Walhi mengingatkan bahwa pasca pencabutan izin, negara, melalui Satgas PKH dan kementerian terkait, tidak boleh kembali menyerahkan kawasan tersebut kepada perusahaan lain, baik swasta maupun BUMN, karena hal itu hanya akan mengganti aktor tanpa menyelesaikan akar persoalan.
Sebagian besar izin yang dicabut berada di zona ekosistem penting dan rentan, seperti kawasan hutan di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat. Oleh karena itu, Walhi menilai prioritas utama seharusnya adalah pemulihan ekosistem agar kembali pada fungsi alaminya.
Selain pemulihan lingkungan, Walhi juga mendorong agar pencabutan izin ini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyelesaikan konflik agraria yang telah berlangsung puluhan tahun antara perusahaan dan masyarakat.
"Kasus-kasus konflik antara perusahaan seperti PT TPL dengan masyarakat seharusnya bisa diselesaikan melalui pengakuan hak masyarakat adat dan komunitas lokal. Jika kawasan itu kembali diserahkan kepada pihak lain, konflik hanya akan terus dipelihara," ucapnya. (H-4)
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pencabutan izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar aturan pengelolaan kawasan hutan dan sumber daya alam (SDA)
Pemerintahan Trump mencabut izin Universitas Harvard menerima mahasiswa internasional.
Anies tidak risau izin acara Desak Anies di Yogyakarta dicabut. Situasi itu dinilai Anies tidak seberat masalah yang dihadapkan rakyat.
Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin) mengungkap ada enam kegiatan Anies yang disebut dicabut izinnya sebelum dan saat masa kampanye.
Belasan perusahaan pemegang PPKH di Kalimantan Selatan terancam dicabut izinnya oleh KLHK.
AKTIVIS Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Muhammad Aminullah menilai kondisi darurat sampah Tangerang bukan peristiwa mendadak, melainkan akumulasi kelalaian tata kelola.
Aktivis lingkungan yang juga Ketua Dewan WALHI Jawa Barat, Dedi Kurniawan, menilai, pemerintah membiarkan deforestasi karena adanya pihak-pihak yang bermain.
SEJUMLAH wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) masih menghadapi dampak serius akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
BENCANA banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara (Sumut) belum diimbangi dengan penanganan bencana yang mumpuni.
Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution mengatakan banjir dan longsor di Sumatra Utara disebabkan oleh cuaca ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved