Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
GREEN Merah Putih mendesak presiden keluarkan peraturan presiden (erpres) yang lebih jelas tentang partisipasi pihak swasta dalam masalah lingkungan hidup. Perpres ini dibutuhkan sebagai solusi untuk mengatasi kerusakan lingkungan hidup, sehingga bencana banjir dan longsor di Sumatra, tidak terulang kembali.
"Walaupun ada perpres no 12 tahun 2025 tapi itu hanya landasan dan tidak spesifik tentang Lingkungan Hidup tapi pemerintah terlihat punya niat. Untuk itu kami juga berharap ada perpres khusus untuk membuat semua pihak termasuk BUMN, Pemerintah Daerah dan Pihak Swasta lebih terlibat lebih banyak terhadap lingkungan hidup kita," kata Inisiator Green Merah Putih, Fauzan Rachmansyah, saat diskusi mengenai lingkungan hidup, Jakarta, dikutip Selasa (9/12).
Fauzan menjelaskan, Green Merah Putih didirikan dari hasil diskusi para orang yang berkumpul hari ini untuk mengubah pesimisme menjadi optimisme.
"Pecinta lingkungan hidup dari lintas profesi berkumpul, ada dari pemuda, pengusaha, TNI, penerbang, influencer, seniman, dokter dan lain-lain. Hari ini kami mendirikan gerakan Green Merah Putih untuk bergerak lebih cepat dan fokus, serta menyarankan pemerintah membuat satu dasar hukum yang kuat dan slogan bersama untuk menjaga lingkungan hidup," ucapnya.
Fauzan melanjutkan, bencana yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, menjadi pemicu bagi para aktivis lingkungan ini untuk bergerak menyelamatkan Indonesia dari berbagai bahaya bencana yang mungkin mengancam masa depan anak cucu kita.
"Pesimisme di masyarakat yang terjadi karena bencana alam beberapa waktu ini akibat kurang perhatiannya terhadap lingkungan hidup. Jadi trigger kami untuk menyelamatkan lingkungan," ujarnya.
Menurut Fauzan aksi penyelamatan lingkungan juga bagian dari rencana menuju Indonesia Emas 2045. "Bayangan Indonesia Emas 2045 tidak akan lepas dari bayangan kita hidup dengan tidak ada polusi, tidak ada kekhawatiran akan bencana akibat kelalaian dan tidak ada sampah yang tidak terselesaikan," pungkas Fauzan. (Cah/P-3)
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
PENYINTAS banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, masih belum baik-baik saja.
CITI Foundation berkolaborasi dengan Save the Children Indonesia untuk memberikan respons kemanusiaan menyeluruh bagi anak-anak dan keluarga terdampak banjir di wilayah Sumatra Utara.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
BMKG Samarinda mengeluarkan peringatan dini potensi banjir dan longsor di Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11-20 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi.
Pemprov Kalsel saat ini sedang menyusun sistem pengelolaan CSR terintegrasi melalui sebuah aplikasi digital
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Banyak orang, baik penyintas maupun relawan, cenderung mengabaikan kondisi mental mereka sendiri karena fokus utama tersita untuk menolong keluarga atau memenuhi kebutuhan dasar.
BPBD Kabupaten Majalengka mencatat mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026 telah terjadi 152 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved