Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON anggota legislatif (Caleg) untuk DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat IV (Sukabumi) dari Partai NasDem Ayep Zaki, secara konsisten terus membuktikan komitmennya dalam membangun ekosistem pertanian.
Hal itu dibuktikannya saat berdiskusi dengan Pemuda Tani (Peta) Merah Putih di Saung Porang, Desa Ubrug, Kecamatan Warung Kiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (12/9).
Anggota Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem itu menyebutkan dengan pengalaman belasan tahun dalam membangun ekosistem pertanian, sudah waktunya berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan warga, khususnya anak-anak muda. Hal itu dilakukan untuk kemajuan ekonomi dan pertanian di Sukabumi.
"Tentu saya sangat senang kalau ada yang ngomong pertanian. Apalagi ini anak-anak muda, pemuda tani, jelas menggembirakan saya. Karena ini artinya regenerasi petani memang harus terus dihidupkan dan dikembangkan," urai Ayep Zaki.
Dalam kesempatan tersebut Ayep juga menuturkan, selama ini mereka (Peta Merah Putih) merasa kesulitan dalam menjalankan program-program yang dijalankan para petani. Karena para petani di Kabupaten Sukabumi cukup tertinggal. Adapun salah satu program budi daya yang sedang mereka jalankan adalah kacang sacha inchi.
Mendengar kesulitan dan harapan tersebut, Ayep Zaki merespons permintaan pengurus Peta Merah Putih tersebut. Ia menegaskan akan serius membantu para petani dalam membudidayakan kacang sacha inchi agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Sukabumi. Selain itu juga dapat meningkatkan nilai tambah lahan yang dimiliki masyarakat, yang diharapkan Sukabumi memiliki ikon pertanian tertentu.
"Insya Allah sudah pasti saya akan perjuangkan. Saya akan bantu dengan cara saling berkolaborasi dan fokus pada tiga poin penting. Pertama, pembangunan perekonomian masyarakat petani. Kedua, meningkatkan nilai tambah pada lahan-lahan produktif dan non produktif, dan ketiga, membangun perekonomian masyarakat Sukabumi berbasis wakaf," papar Ayep.
Mendengar uraian tersebut pengurus Peta Merah Putih merasa senang dan akan siap mendukung sepenuhnya langkah Ayep Zaki dalam membangun ekosistem pertanian untuk Sukabumi.
"Saya bersama Pemuda Petani Merah Putih berkomitmen bersama-sama meningkatkan nilai tambah budi daya pertanian khususnya kacang sacha inchi, yang kemudian akan dilanjutkan dengan budi daya pertanian lainnya. Mudah-mudahan niat kita diridhai Allah SWT, sehingga semua dapat berjalan secara lancar," pungkas Ayep. (RO/O-2)
Bangunan rumah yang dulu jadi tempat, berlindung, kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing.
Masyarakat bisa menghubungi layanan call center atau komunikasi khusus pada nomor 085775211755. Operator nomor tersebut nanti akan memandu masyarakat yang memerlukan bantuan.
Wakaf yang dikelola secara profesional dan produktif akan memberikan dampak jangka panjang.
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
Arus deras aliran sungai mengakibatkan bendungan tergerus hingga akhirnya jebol. Luapan air merendam puluhan hektare lahan sawah di Sukabumi.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved