Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA bahan pokok di pasar tradisional Klaten, Jawa Tengah, kini masih fluktuatif pekan ini. Sementara, pasokan dan ketersediaan bahan kebutuhan masyarakat aman terkendali.
Pantauan Media Indonesia di Pasar Gedhe Klaten, Selasa (15/8), harga telur ayam menunjukkan trend penurunan. Pun, komoditas bawang merah dan bawang putih.
Harga telur turun Rp1.000 dari Rp29.000 menjadi Rp28.000 per kg, bawang merah yang semula Rp28.000 per kg turun menjadi Rp26.000 per kg, dan bawang putih turun Rp1.000 menjadi Rp34.000 per kg.
Baca juga: Harga Daging Ayam Broiler Merangkak Naik
Untuk harga cabai masih fluktuatif. Saat ini, harga cabai merah besar naik Rp5.000 menjadi Rp35.000 per kg. Tapi, cabai rawit merah stabil Rp40.000 per kg dan cabai merah keriting tetap Rp35.000 per kg.
Komoditas bahan pangan lainnya yang stabil, yakni daging sapi tetap Rp120.000 per kg, daging ayam Rp34.000 per kg, gula pasir Rp13.500 per kg, minyak goreng Minyakkita Rp14.000 per liter, dan beras Rp12.000 per kg.
Salah satu pedagang di kios Pasar Gedhe Klaten, Slamet, mengatakan bahwa harga telur ayam cenderung turun. Harga sekarang Rp28.000 per kg atau turun Rp2.000 dari dua pekan lalu.
Baca juga: Harga Bawang Merah di Rote Anjlok
"Harga telur di pasar mulai turun. Karena, harga di peternak ayam petelur juga sudah turun. Pun, pasokan telur ke pasar melimpah. Lihat, sekarang ketersediaan telur di pedagang pasar banyak," ujarnya.
Penurunan harga bawang merah dan bawang putih, juga dipengaruhi pasokan ke pasar yang melimpah. Meski harga saat ini hanya turun Rp1.000-Rp2.000 per kg.
"Memang, harga bahan pokok di pasar masih fluktuatif, terutama komoditas bawang merah dan bawang putih. Kalau beras stabil tinggi dan belum turun hingga pekan ini," kata Triyanti, pedagang. (Z-6)
Dalam upaya memperkuat pasokan daging sapi bagi masyarakat Jakarta sepanjang tahun 2026, Perumda Dharma Jaya merencanakan impor 7.500 ekor sapi hidup dari Australia.
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa stok daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah aman.
BEEF saat ini bekerja sama dengan ID Food dalam memenuhi persediaan daging hingga akhir 2025.
Nah, berikut alasan daging babi lebih murah daripada daging sapi.
Harga daging sapi masih kisaran Rp115 ribu dan daging ayam yang bertahan pada harga Rp34 ribu per kg.
Sosialisasi agar warga berbelanja sesuai kebutuhan akan terus dilakukan, sehingga harga tidak melonjak.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Pasar Murah Artha Graha Peduli (AGP) 2025 masih terus dirasakan manfaat nyatanya oleh masyarakat.
Pasokan pangan di Kabupaten Kulon Progo berada dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), meskipun terdapat kenaikan pada harga cabai dan bawang merah.
Periode libur akhir tahun kerap disertai kenaikan permintaan dan potensi gejolak harga kebutuhan pokok, sehingga upaya stabilisasi perlu dilakukan lebih awal.
Pemkot Batam menambah pasokan cabai dari Lombok, dan petani lokal diperkirakan memasuki masa panen pada Desember.
Harga cabai, terutama jenis rawit di Pasar Rejosari meningkat dua kali lipat dibanding sebelum Desember, yakni dari tadinya Rp50 ribu, melonjak menjadi Rp80 ribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved