Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pria yang diduga mencuri sebuah ponsel milik seorang warga Desa Klukengnuking, Kecamatan Wotan Ulumado, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur (Flortim), Nusa Tenggara Timur ( NTT) dianiaya warga setempat hingga tewas.
Insiden itu terjadi pada Selasa (1/8). Menurut informasi warga yang dihubungi Media Indonesia melalui Facebook, korban, yang diidentifikasi sebagai Damianus Mado, 25, itu dianiaya menggunakan tangan kosong dan selang air.
“Sebagian dari mereka memukul korban pakai tangan kosong. Tapi ada juga yang pukul pakai selang air,” ungkap warga yang meminta identitasnya dirahasiakan tersebut, Kamis (3/8).
Baca juga: Ribuan Rokok Ilegal di Flotim Disita Satpol PP dan Bea Cukai
Hal tersebut dibenarkan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Adonara Barat, Iptu Januardana Rambi saat dikonfirmasi, Kamis (3/8).
“Iya benar, kejadian penganiayaan bersama-sama pada Selasa (1/8) sekitar pukul 08.00 Wita di Desa Klukengnuking. Korbannya meninggal dunia,” ujar Kapolsek.
Ia mengaku, Damianus digiring warga dan tiba di Mapolsek dalam keadaan babak belur. Lalu , Kapolsek langsung mengarahkan agar korban dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan medis.
Baca juga: KPK Tegaskan Pemda Flotim Wajib Bayar Jasa Covid-19 Rp5,6 Miliar di RSUD Larantuka
“Kondisinya sudah babak belur sehingga saya arahkan dibawa ke Puskesmas untuk dirawat. Sekitar pukul 09.00 Wita tadi dia meninggal,” tuturnya.
Ia menjelaskan, korban mulanya mengisi daya baterai di salah satu rumah warga. Mengetahui ponselnya hilang, pemilik rumah itu memanggil Linmas bersama banyak warga.
“Karena ketahuan, pemilik rumah lalu berteriak memanggil linmas dan warga. Linmas mau datang tangkap dia (Korban) tapi dia kabur tetapi mereka panggil dengan masyarakat lalu dianiaya berame-rame,” jelas Iptu Januardana.
Sementara itu Kapolres Flores Timur, AKBP I Nyoman Putra Sandita saat dihubungi via Watsap menjelaskan saat ini polisi sudah menahan tiga orang yang berinisial LL, FB, dan YL sebagai anggota Linmas yang diduga turut melakukan penganiayaan hingga korban meninggal dunia.
“ Untuk sementara tiga anggota Linmas diamankan dan sudah digeser ke Polres Flotim dan lanjut pemeriksaan penyidik dan penetapan Tersangka setelah dilakukan gelar perkara oleh penyidik, " ujarnya.
Dia menambahkan, hari ini, ada pemeriksaan tambahan semua masih status saksi-saksi sampai penyidik melaksanakan gelar perkara untuk menentukan tersangka. (Z-1)
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANCAMAN longsor dan fenomena tanah bergerak terus menghantui warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Penyelidikan mendalam mengungkap bahwa tindakan pengeroyokan tersebut dipicu oleh solidaritas sempit antarsesama anggota.
Pelanggaran ini masuk kategori berat karena adanya unsur kesengajaan dan dampak hukum yang ditimbulkan.
Penanganan kasus premanisme dan penataan UMKM akan dilakukan secara seimbang.
Ketegasan sikap kepolisian dalam kasus ini dapat memberikan efek jera terhadap seluruh anggota agar tidak lagi melakukan kekerasan maupun tindakan main hakim sendiri.
ENAM anggota satuan layanan markas (Yanma) Polri resmi ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan mata elang atau penagih utang di Kalibata. Mereka menjalani sidang etik Rabu depan
Dia menegaskan para pelaku yang diburu itu hanya memakai tangan kosong saat melawan, bukan memakai senjata tajam ataupun pistol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved