Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MASSA Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Situbondo mendeklarasikan dukungan untuk memenangkan Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pemilu 2024. Deklarasi tersebut dihadiri para kiai dan tokoh masyarakat NU se-Situbondo.
“Kumpulnya kami di sini sebagai langkah awal untuk terus istiqomah mendukung PAN. Partai yang fokus memperdulikan nasib rakyat kecil,” ungkap Koordinator Deklarasi Kiai dan Warga Situbondo, Dedi Sundoro dalam keterangannya, Jumat (21/7).
Dedi mengungkapkan, PAN telah bertransformasi dan menjadi pilihan lantaran memiliki pandangan yang sama dengan NU. Partai berlambang matahari terbit ini, mampu menjadi partai politik (parpol) penengah bagi masyarakat dengan beragam latar belakang.
Baca juga: Dominasi PDIP Dinilai Hambat Parpol Parlemen Merapat ke Koalisi Ganjar
Dedi menegaskan para kiai dan masyarakat se-Situbondo memiliki keyakinan penuh bakal menjadikan PAN sebagai pilihan utama pada pemilu mendatang. Tidak hanya itu, Dedi juga menyampaikan akan terus mensosialisasikan PAN ke berbagai kalangan masyarakat di Situbondo dan Jawa Timur.
“Dukungan yang kita berikan buat PAN juga sebagai bentuk komitmen dari masyarakat, yang melihat nilai-nilai yang diperjuangkan PAN sesuai dengan prinsip yang dipegang teguh oleh NU,” jelasnya.
Baca juga: Lima Ketua Parpol Temui Wakil Bupati Cianjur Bahas Pemilu 2024
Dedi memandang PAN sebagai partai yang terbuka terhadap semua golongan tidak terkecuali bagi kiai dan warga NU Situbondo. Menurut Dedi, gagasan yang dikemukakan PAN selaras dengan aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada seluruh kader PAN. Utamanya tentu menyoal peningkatan kemaslahatan hidup para kiai dan warga NU.
“Partai yang selalu bekerja keras menyerap aspirasi masyarakat demi menghadirkan kemaslahatan umat Islam di Tanah Air. Kita bisa melihat meski banyak perbedaan, PAN berhasil menyatukan semua dan berpegang teguh terhadap nilai-nilai persatuan,” pungkasnya. (Z-7)
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
WAKIL Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menilai usulan pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah atau Pilkada lewat DPRD layak dipertimbangkan.
Keterbukaan PAN terhadap berbagai opsi pembenahan sistem pemilu bertujuan agar representasi masyarakat benar-benar terlaksana dengan baik.
Ahmad Najib memberikan perhatian khusus pada pesatnya perkembangan teknologi informasi
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menjelaskan soal nasib Eko Patrio dan Uya Kuya di DPR RI.
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, menyerukan kehati-hatian pemerintah dalam memberikan bantuan kepada Ponpes Al Khoziny yang baru-baru ini tertimpa musibah.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai usulan kenaikan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen menjadi 7% terlalu tinggi dan berpotensi memberatkan partai politik.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Pendaftaran calon pengganti anggota dewan komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi dibuka, Rabu (11/2).
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved