Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMARAU belum sampai puncaknya, namun kekeringan sudah melanda desa-desa di Jawa Tengah. Dari pantauan Media Indonesia hingga Sabtu (1/7), ada 12 daerah di Jawa Tengah yang mengalami kekeringan, di antaranya Cilacap, Sragen, Grobogan, Blora, Pelamang, Tegal, Brebes, dan Demak.
Warga mengalami kesulitan air bersih karena sumber mata air mulai mengering meski di beberapa wilayah masih terdapat hujan intensitas ringan.
"Kekeringan dan kesulitan air bersih di desa kami sudah berlangsung berpuluh tahun lamanya, kami mengandalkan bantuan air setiap datang musim kemarau," kata Kepala Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang Sutrisno.
Baca juga: BPBD Sleman Siaga Bencana Kekeringan
Hal serupa juga diungkapkan Lurah Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Suwarno, bahkan di wilayahnya kesulitan air bersih meluas dari sebelumnya hanya satu RT, menjadi empat RT.
Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah Dikki Rulli Perkasa mengatakan berdasarkan data, kekeringan terjadi di 38 desa di 12 daerah dan bahkan diperkirakan akan mencapai puncak pada Juli-Agustus mendatang.
Mengantisipasi kebutuhan air bersih di desa dilanda kekeringan, sebanyak 206 tangki air bersih (1.011.500 liter) baik dari Pemrov Jateng, pemerintah daerah, TNI, Polri maupun perusahaan swasta melalui program CSR telah disalurkan ke desa-desa tersebut.
Baca juga: Kekeringan, Sawah di Pidie Terancam Puso
"Diprediksi kekeringan sebagai dampak fenomena El Nino tahun ini lebih panjang, bahkan seperti disampaikan BMKG di beberapa daerah sampai tujuh bulan tanpa hujan," ujar Dikki Rulli Perkasa.
Sebagai antisipasi kesulitan air bersih sebagai dampak kemarau, lanjut Dikki, BPBD Jawa Tengah telah membuat skenario seperti saat tahun 2019 dengan masa kemarau mencapai sembilan bulan. "Belum ada laporan kekurangan air bersih luar biasa, tetapi kita siapkan bantuan termasuk antisipasi kebakaran," imbuhnya. (Z-6)
SEORANG remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret ombak di Pantai Watu Bale, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadirkan langsung pimpinan KPK untuk memberikan arahan dan pembekalan kepada para kepala daerah dan DPRD di wilayahnya.
Pelaku mengamuk menggunakan parang dan melukai enam orang, yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia serta lainnya harus menjalani perawatan medis.
BMKG juga mencatat potensi hujan lebat dapat terjadi secara lokal, seperti di wilayah Pulosari, Kabupaten Pemalang, serta Bumijawa dan Bojong di Kabupaten Tegal.
Selain kepadatan lalulintas di sejumlah jalur arus balik lebaran di Jawa Tengah, pemudik balik sedang melintas juga diminta untuk mewaspadai kondisi cuaca buruk.
BMKG Semarang peringatkan potensi bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah dalam 3 hari ke depan. Cek daftar 10 daerah yang wajib waspada cuaca ekstrem!
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Derita korban banjir Sumatra yang terjadi pada 24-27 November 2025 hingga kini, tiga bulan kemudian, tampaknya belum juga berakhir.
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Peneliti memperingatkan ancaman global amoeba bebas yang mampu bertahan dari suhu ekstrem dan disinfektan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved