Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN hektare sawah di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, terancam puso (gagal panen). Hal itu karena sejak sebulan terakhir di kawasan itu tidak turun hujan.
Di kawasan Desa Teubeng Tanjoeng, Labui dan Desa Paya Linteung, paada Rabu (21/6) misalnya, padi yang berumur 7 hingga 20 hari sudah mengering. Kondisi lantai sawah pecah-pecah karena krisis air.
Untuk mencegah dampak lebih parah, para petani berupaya menggunakan mesin pompa air. Sisa air di dasar saluran pembuangan disedot dengan pompa mesin untuk mengalirkannya ke setiap sawah.
Baca juga: Kabupaten Klaten Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan
"Banyak yang memakai mesin pompa ukuran kecil milik pribadi. Ada juga menggunakan mesin pompa aset desa. Untuk kebutuhan bahan bakar tentu harus mengumpulkan (uang) secara patungan," kata Kamaruzzaman, petani di Desa Teubeng Tanjung, kepada Media Indonesia.
Bila tidak segera diguyur hujan, dikhawatirkan puso benar-benar terjadi. Jika sampai puso, puluhan ribu ton gabah musim tanam gadu (musim tanam kedua) akan gagal produksi.
Baca juga: Tiga Desa di Kecamatan Terisi Indramayu Terancam Kekeringan
"Kami tidak tahu lagi harus mengadu kepada siapa supaya ada kepedulian untuk petani. Sampai sawah sudah pecah-pecah mengering seperti sekarang ini, tidak ada satupun pihak pemerintah terkait yang datang melihat keadaan kami di sini," tutur Muslim petani lainnya.
Dari pantauan Media Indonesia, saluran irigasi di lokasi itu memang sudah mengering. Bahkan debit air sungai Krueng Baro, yang merupakan sumber air untuk kebutuhan pengairan sawah setempat juga berkurang.
Saluran irigasi tidak bisa mengalirkan air karena volume air sudah menyusut. (Z-6)
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
Sebagian besar warga yang membuka lahan pertanian di sekitar area longsor mengalami gagal panen akibat akses jalan menuju kebun tertutup material longsor.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa seluas 4.000 hektare sawah terdampak puso akibat bencana di Pulau Sumatra.
RATUSAN hektare area persawahan di Desa Fajar Indah, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung, kembali terendam banjir.
Kehadiran produk asuransi pertanian besutan BRINS ini dapat memberikan perlindungan nyata bagi petani.
Hal ini akibat tidak turunnya hujan di wilayah tersebut dalam dua bulan terakhir. Kondisi juga diperparah dengan mengeringnya sejumlah waduk dan embung di kawasan Pantura setempat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved