Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso menyatakan siap pasang badan bagi para warganya yang diduga menjadi korban manipulasi temuan pelanggaran dan pengenaan denda oleh petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN). Selain akan mendampingi di jalur hukum Rahmat, yang juga seorang Advokat, juga membuka posko pengaduan di rumah dinasnya di Wisma Muradi.
"Saya siap kalau suruh bayar denda dengan nominal tinggi. Mana mampu mereka bayar denda. Buat makan saja susah, apa lagi masalah PLN. Jangan menekan orang, tidak baik," kata Rahmat kepada wartawan, Minggu (7/5).
Rahmat akan turun langsung menangani masalah ini dengan membantu warga yang tidak mampu membayar denda serta melakukan pendampingan dan edukasi hukum.
Baca juga: Wakil Bupati Blitar: Perusahaan Outsourcing RSUD Srengat Harus Dievaluasi
"Saya buka posko pengaduan. Silakan datang langsung ke rumah dinas saya di Wisma Muradi. Nantinya akan saya bantu lewat LBH IPHI kalau memang memang dibawa ke ranah hukum," tegasnya.
Berdasarkan informasi yang ia terima, kasus manipulasi pelanggaran banyak menyasar warga Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro; warga Desa Kaulon, Kecamatan Sutojayan; dan warga Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, Blitar.
Baca juga: PLN Siapkan 282 Kendaraan Listrik untuk Kepala Negara dan Delegasi KTT ASEAN
Koordinator warga Blitar Barat, Didik, mengaku sudah mengumpulkan sejumlah alat bukti untuk melawan PLN.
"Kalau PLN ngeyel betul, tidak mau hapus denda, kami akan pidanakan. Kami tidak mau jadi korban manipulasi temuan. Kasihan warga desa banyak yang tidak mampu," ucap Didik.
Sebelumnya, PLN mengklaim menemukan adanya sejumlah pemakaian tenaga listrik di rumah warga yang tidak tertib, sehingga harus melibatkan aparat kepolisian saat melakukan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) di Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Manajer PLN UP3 Kediri, Leandra Agung, mengemukakan selama kegiatan P2TL di wilayah Blitar didapati banyak temuan antara lain pembesaran pembatas kwh, sambung langsung, pindah meter, merusak kabel dan meteran agar listrik tidak terukur yang berpotensi membahayakan.
"Temuan yang diperoleh petugas di lapangan cukup banyak dan sangat berbahaya sekali untuk keamanan masyarakat sendiri, misal pembesaran daya ilegal bisa berpotensi terbakar karena tidak sesuai kapasitas kWh meter. Selain itu, dari temuan lain kita dapatkan meteran dirusak dan mempengaruhi pengukuran meter, ujung-ujungnya negara dirugikan karena pembayaran tidak sesuai," jelas Leandra di Kediri, Sabtu.
Ia menegaskan penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) termasuk Kabupaten Blitar itu dilandasi adanya potensi bahaya kelistrikan yang timbul karena instalasi tidak standar. PLN, sambungnya, ingin menjaga keselamatan dan keamanan kelistrikan di rumah pelanggan hingga pengamanan pendapatan negara. (Ant/Z-11)
Bahlil menyampaikan bahwa pelayanan sektor energi di wilayah terdampak bencana terus diperbaiki, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.
Promo hanya dapat dimanfaatkan oleh pelanggan yang telah terdaftar sebelum 1 Januari 2026.
PEMERINTAH resmi menunda kenaikan tarif listrik untuk semua golongan pelanggan nonsubsidi pada Triwulan I (Januari-Maret) 2026.
DIREKTUR Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa seluruh gardu induk di Aceh kini sudah bertegangan.
Cahaya baru di rumah Arobi menghidupkan warga Fakfak. Arobi Namudat (66) tinggal di rumah kayu sederhana di Fakfak, Papua Barat.
Upaya penyaluran bantuan bagi korban bencana alam dinilai menjadi kebutuhan mendesak di tengah proses pemulihan masyarakat terdampak di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Selain keberadaan bengkel, ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi krusial.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan masih terjadi pemadaman listrik bergilir di empat kabupaten di Provinsi Aceh pascabencana banjir bandang
PLN UP3 Pematangsiantar juga telah menyiagakan tim operasional yang akan bertugas secara terkoordinasi selama periode Nataru
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ariza Patria meluncurkan penyalaan listrik desa selama 24 jam bagi empat pulau terluar dan terdepan di Sulawesi Utara.
DI tengah meningkatnya kebutuhan energi, masih ada rumah yang menggunakan kapasitas daya yang tidak lagi sesuai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved