Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi kawasan wisata kuliner Kampung Ujung Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (7/5) malam. Presiden menyusuri sepanjang jalan yang dipenuhi kios makanan laut, seperti ikan dan kerang, dengan berjalan kaki.
Sembari menyapa para penjual yang sedang menjajakan dagangannya, Presiden Jokowi juga memberikan celemek berwarna merah kepada mereka. Salah satu penjual makanan yang didatangi Presiden, Nurhayati, mengaku senang dengan kehadiran Presiden di kiosnya malam itu.
Nurhayati menceritakan Presiden Jokowi menanyakan jenis makanan laut yang dijual olehnya. “Udang ini dia (Presiden) tanya berapa satu porsi, saya jawab Rp100.000,” ujar Nurhayati.
Baca juga: Dukung KTT ASEAN di Labuan Bajo, Polri Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas
Menurut Nurhayati, makin hari kiosnya makin ramai dikunjungi para pembeli apalagi saat Labuan Bajo ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan KTT Ke-42 ASEAN. Nurhayati pun mengaku bersyukur dengan hal tersebut.
“Ramai. Saya juga senang dirayakan di sini KTT ASEAN,” lanjutnya.
Baca juga: PLN Siapkan 282 Kendaraan Listrik untuk Kepala Negara dan Delegasi KTT ASEAN
Senada, Apri, penjual nasi goreng di wisata kuliner tersebut juga bersyukur dengan meningkatnya jumlah pembeli dagangannya. Kiosnya pun, kata Apri, juga makin maju dan makin ramai dikunjungi oleh para pelancong yang datang ke Labuan Bajo.
“Pas KTT ini penjualan makin maju, terus makin ramai dengan orang-orang luar yang datang ke sini. Saya bersyukur sekali dengan adanya KTT ASEAN ini,” kata Apri. (Z-3)
Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Labuan Bajo terus memperkuat upaya pengelolaan sampah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus kualitas hidup masyarakat.
KEPOLISIAN Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memeriksa dua pejabat Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo terkait kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah.
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved