Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
Polres Surakarta akan berkoordinasi dengan Polres Karanganyar untuk membuat rekayasa lalu lintas menuju dan keluar dari Kota Solo saat berlangsungnya masa mudik Lebaran 2023.
Menurut Kapolre Kota Surakarta Kombes Iwan Saktiadi, koordinasi dengan pemangku dua wilayah sangat diperlukan. Apalagi sejak akhir 2022, hampir di seluruh ruas jalan kota, mengalami kemacetan luar biasa akibat pengerjaan proyek nasional Simpang Joglo dan Jembatan Jurug.
"Terutama ruas jalan bagian timur dan utara kota. Sehingga perlu bantuan Polres Karanganyar, bagaimana rekayasa dan pengalihannya. Itu yang akan kita rapatkan dengan dua pemangku wilayah Solo dan Karanganyar," kata Iwan di Polres Surakarta, Rabu (5/4).
Baca juga: Wujudkan Mudik Aman, Pemkot Denpasar Siapkan Posko Terpadu
Iwan mengatakan nanti akan dikerahkan 1.016 personel keamanan gabungan Polres, Kodim dan sejumlah OPD Pemkot Solo untuk pelaksanaan Operasi Ketupat dan pengamanan Paskah 2023.
Baca juga: Mudik Lewat Jalur Sungai Jadi Alternatif
Untuk Operasi Ketupat yang jadi pengamanan lebaran, Polresta Surakarta mempersiapkan 5 pos pengamanan dan 1 posko terpadu. (Z-6)
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Selain menangkap tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan praktik uang palsu
Para tersangka mengaku telah melakukan penyelundupan sebanyak dua kali dengan total volume mencapai 11,2 ton pasir timah.
Penyidik lembaga antirasuah juga memeriksa sejumlah pejabat setingkat kepala bagian dan kepala dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Petugas menemukan satu pucuk pistol berwarna perak yang setelah diperiksa merupakan jenis airsoft gun.
Korban yang baru berusia 12 tahun dihentikan dan diminta tolong mencari adik pelaku bernama 'Rokim'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved