Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWANAN rampok dengam modus pecah kaca mobil, Rabu (1/3) beraksi di halaman parkir Gedung Korpri, Cianjur Jawa Barat. Akibatnya, uang Dana Desa sebesar Rp146.061.000 yang baru dicairkan Kepala Desa Cisujen Kecamatan Takokak, Uum Suanda raib digondol kawanan rampok.
Berdasarkan informasi, peristiwa terjadi saat Uum Suanda bersama Bendahara Desa Cisujen, Asep Ganur Muhajir hendak menghadiri acara Forum SKPD di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) di kawasan Gedung Korpri.
Namun, setiba di lokasi acara Forum SKPD sudah selesai. Uum bersama Asep kemudian menemui Camat Takokak yang tengah berada di kantin sedangkan uang yang baru dicarikan dari Bank BJB yang tersimpan di dalam tas ditinggal di dalam mobil. "Saat kembali ke tempat parkir, kaca belakang mobil sebelah kanan sudah pecah dan yang Dana Desa tersebut raib," kata Camat Takokak Budi Rahayu, Rabu (1/3).
Kejadian itu sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. "Sudah ditangani Polsek Karangtengah," pungkas Budi. (OL-15)
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
KPK mengungkapkan, dugaan pemerasan ini berkaitan dengan rencana pengisian 600 lebih formasi perangkat desa yang tersebar di 21 kecamatan.
Ketua Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) Universitas Gadjah Mada, Arie Sujito mengingatkan pentingnya menjaga otonomi desa yang merupakan buah dari reformasi.
Program pembangunan pedesaan di Jawa Tengah pada 2026 dipastikan terganggu lantaran dana desa yang bakal diterima anjlok dari Rp1 miliar per desa menjadi Rp300 juta-Rp400 juta.
Sistem pengawasan yang berjalan saat ini sudah maksimal dan sudah dilakukan secara berlapis melalui jejaring Kemendagri dan perangkat daerah.
Ia menjelaskan, dana yang mengalir ke desa berasal dari dua sumber, yakni dana desa dari APBN dan alokasi dana desa dari APBD yang porsinya mencapai 10% dari DAU dan DBH.
SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mempercepat penegasan batas desa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved