Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
WABAH difteri yang melanda Kabupaten Garut, kini meluas di Provinsi Jawa Barat (Jabar). Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar, kini sudah terdeteksi 11 orang dari tujuh kabupaten/kota di Jabar yang suspek difteri.
Ketua Tim Surveilans Dinkes Jabar, Dewi Ambarwati di Bandung Minggu (26/2) mengatakan, belasan warga ini terdeteksi suspek difteri setelah masuk dalam aplikasi pelaporan sepanjang Januari 2023. Adapun sebarannya yaitu di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya, Indramayu, Karawang,
KBB Kota Bogor dan Kota Sukabumi. "Sudah ada laporan sebanyak 11 kasus suspek dan kini masih terus kami lakukan pendalaman," ujarnya.
Dewi menerangkan, ke-11 temuan kasus suspek difteri ini masih memerlukan hasil uji laboratorium. Namun demikian, ia menyebut belasan orang yang dikategorikan suspek itu sudah menunjukan gejala difteri. Kalaupun negatif, tapi secara fisik dan klinisnya mengarah ke difteri, berarti dia sudah difteri (terkena). Jadi suspek ini sebenarnya sudah difteri.
Sebelumnya diberitakan, Kabupaten Garut menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) atas kasus penyebaran wabah difteri. Status itu ditetapkan setelah tujuh warga di Desa Sukahurip, Garut, meninggal dunia dengan diagnosa terjangkit virus tersebut.
Baca Juga: Garut KLB Difteri, Kemenkes Beri Cara Pencegahan Difteri ke ...
Status KLB difteri di Garut ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/KEP.91-DINKES/2023. Status KLB ini ditetapkan dalam jangka waktu 10 bulan dari Februari-November 2023.
"Dinkes Jabar pun sudah berkoordinasi dengan Dinkes Garut untuk memaksimalkan imunisasi difteri pada anak-anak di usia 15 tahun ke bawah. Kami berharap, imunisasi tersebut bisa massif dilakukan supaya mencegah penyebaran difteri makin meluas di Kabupaten Garut," terangnya.
Terkait dengan status KLB di Kabupaten Garut Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, bahwa pasien dengan gejala difteri yang meninggal dunia di Kabupaten Garut itu, tidak ikut vaksinasi. Pemprov Jabar juga mengkaji tentang capain vaksinasi di daerah tersebut.
"Hasil dari kajian Dinkes Jabar menyebutkan cakupan imunisasi warga di kampung itu dalam tiga tahun terakhir masih begitu rendah, terutama imunisasi difteri. Ada beberapa faktor yang membuat cakupan vaksinasi di kampung tersebut rendah, salah satunya peran masyarakat. Setelah
diteliti lagi, ada faktor tokoh lokal yang membuat fatwa-fatwa melarang vaksin," ungkapnya.
Gubernur mengimbau agar masyarakat percaya pada pemerintah terkait penanganan kesehatan. Sebab, seluruh program kesehatan yang digelontorkan pemerintah sejatinya untuk melindungi nyawa penduduk. "Ini yang menjadi catatan sehingga kita akan cek lagi zona-zona mana Di desa
yang belum pernah belum melakukan vaksin, khusus di usia balita," lanjutnya. (OL-13)
Baca Juga: Lagi, Kasus Difteri Ditemukan Di Kabupaten Garut
Alumni Inggris memiliki kapasitas yang dapat berkontribusi signifikan bagi riset strategis dan program pembangunan nasional.
PENETAPAN Kejadian Luar Biasa (KLB) karena suatu penyakit atau pun keracunan makanan di daerah memunculkan dilema bagi daerah tersebut.
penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) baru sampai skala wilayah belum sampai pada level nasional.
Kementerian Kesehatan menetapkan 46 KLB campak di 42 kabupaten/kota. Salah satunya di Semper Barat, Jakarta Utara yang muncul pada awal Agustus lalu.
Leptospirosis merupakan salah satu penyakit penyerta banjir yang jarang diketahui oleh masyarakat.
Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Kesehatan telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk kasus demam berdarah dengue (DBD)
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Apabila surat tersebut tidak ditanggapi dalam 21 hari kerja, maka pihaknya akan melanjutkan upaya hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved