Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, diterjang angin kencang, Sabtu (4/1) pagi. Di sejumlah wilayah dilaporkan terjadi pohon tumbang.
Di Jalan Siliwangi Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Cianjur misalnya. Sebuah pohon berukuran cukup besar tumbang di ruas jalan protokol itu hingga menimpa sebuah mobil minibus yang sedang terparkir.
Tak ada korban luka maupun jiwa pada kejadian itu. Namun, kencangnya angin yang disertai tumbangnya pohon membuat kaget warga.
"Saya sedang sarapan makan nasi uduk. Kejadiannya sekitar pukul 06.30 WIB. Pohon yang tumbang tepat berada di samping saya," kata Agus Supriatman, warga yang menyaksikan langsung pohon tumbang, Sabtu (4/2).
Agus tak menyangka dengan kejadian itu. Namun sebelum pohon tumbang, angin tiba-tiba berhembus kencang.
"Pohon tumbang ke jalan hingga menimpa mobil warna hitam di seberang jalan. Kondisi mobilnya rusak parah. Kalau pengendara atau kendaraan lain tidak ada yang tertimpa karena saat itu jalan sedang sepi. Masih pagi," pungkasnya.
Sementara itu personel teknis di Pemkab Cianjur dibantu TNI dan Polri membersihkan potongan pohon yang tumbang ke jalan.
Di tempat terpisah, angin kencang menyebabkan lima rumah warga di Kecamatan Cibeber rusak. Dua dari lima unit bangunan rumah itu kondisinya rusak berat karena tertimpa pohon.
Panit 1 Binmas Polsek Cibeber, Aiptu Kankan Nurul Huda, mengatakan hasil laporan di lapangan, lima rumah yang rusak terdampak angin kencang tersebar di lima desa. "Selain merusak lima rumah, terdapat juga pohon tumbang yang menutup jalan di Desa Cipetir," kata Kankan.
Personel gabungan dari Polsek Cibeber, Babinsa, Satpol PP, maupun Relawan Tangguh Bencana (Retana) desa bergotong royong mengevakuasi pohon tumbang. "Kalau korban luka ataupun jiwa tidak ada. Sedang didata lebih lanjut dampak dari angin kencang tadi (Sabtu pagi)," pungkasnya. (OL-15)
Operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak Bibit Siklon Tropis 97S
Dalam peristiwa ini, terdapat dua orang tertimpa pohon tumbang saat melintas menggunakan sepeda motor. Korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
POHON tumbang menimpa belasan rumah di Kecamatan Panawangan, Pamarican, Kawali, Cikoneng, Rajadesa, Cijeungjing, Cisaga, Cipaku, Banjaranyar, Baregbeg, Kabupaten Ciamis.
Berdasarkan hasil laboratorium dari Balai Veteriner Kementerian Pertanian di Kabupate Subang hasilnya negatif. Insya Allah aman dan negatif rabies
Penambahan alokasi didasari pertimbangan karena Kabupaten Cianjur yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat.
Jumlah pelajar yang menjadi korban pada peristiwa itu mencapai 273 orang.
Sebelumnya, kasus dugaan keracunan dialami puluhan pelajar SD di Kecamatan Kadupandak pada Selasa (27/1)
Puluhan pelajar di salah satu sekolah itu mengalami mual, muntah, pusing, demam, hingga buang air besar. Melihat gejalanya seperti yang keracunan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved