Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar, Sulsel, menggelar rekonstruksi penculikan dan pembunuhan anak bernama Muh Fadli Sadewa, 11, di Mako Satuan Brimob Polda Sulsel, Jalan KS Tubun Makassar, Selasa (17/1).
Pelaksana tugas Kasatreskrim Polrestabes Makassar, Kompol Muh Jufri Natsir mengatakan, rekonstruksi yang digelar bersama jaksa penuntut umum (JPU), yang dilakukan pelaku Adrian dan Faisal ada 35 adegan.
Dari rekonstruksi itu diketahui, adegan 10 Fadli mulai dibunuh dengan cara dicekik dan adegan 15 memastikan korban meninggal. Lalu adegan 26, korban dibuang. Dan dari hasil visum diketahui, korban meninggal karena dicekik dan dibenturkan kepalanya.
"Setelah rekonstruksi ini, kami dari penyidik Polrestabes Makassar segera berkoordinasi dengan JPU dan akan mengirim berkas perkaranya untuk dipelajari JPU paling lambat besok kami akan kirim," kata Jufri.
Koordinasi dilakukan lanjut Jufri, karena penangan perkara akan split, Adrian sidah dewasa, sementara Faisal masih anak-anak. "Tentunya, perlakukan untuk tersangka yang dewasa dan anak akan berbeda, demikian juga berkasnya tersendiri," lanjutnya.
"Belum ada juga fakta baru dalam kasus ini. Termasuk ada indikasi atau penjualan tubuh di Makassar itu tidak ada. Kita sudah liat pada saat rekontruksi pada saat korban selesai dieksekusi oleh kedua pelaku, di rumah Adrian, Jalan Batua Raya, tubuh korban utuh dibuang di daerah Regulasi Nipa-nipa," sambung Jufri.
Soal informasi korban sempat dibedah dan diambil organnya, Jufri menyebut itu tidak benar. "Terkait penjualan organ, itu inisiatif tersangka Adrian yang punya inisiatif dari satu tahun yang lalu. Jadi tidak ada orang yang menyuruh tidak ada tempat yang untuk dia mau jual sebagai mana yang diberitakan, jadi perencanaan ini sejak 22 Desember," sebutnya.
Bahkan dari hasil tes psikologi yang lakukan Adrian, dia disebut normal, kedua tersangka pelaku pembunuhan anak itu tidak punya kelainan kejiwaan.
Saat konstruksi yang dihadirkan adalah Faisal, karena Adrian masih di bawah umur seehingga untuk adegan Adrian dilakukan oleh pemeran pengganti. "Adrian diketahui mengenal dan belajar internet sejak kelas 2 bangku SMP. Dan dia tau soal penjualan organ. Dan akhirnya terinspirasi, lalu memotivasi diri menjual organ yang dibayar dengan dolar Amerika. Ingin cepat kaya, membantu ekonom keluarga," ungkap Jufri.
Karenanya, untuk Faisal, jelas Jufri, polisi akan mengenakan Pasal 340 KUHP dan Pasal 338 KHUP serta Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati. Sementara Adrian terancam Pasal 80 ayat 1, 2 dan 3 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp200 juta. (OL-15)
Gemas sama anak orang boleh, tapi jangan main cium, pegang, apalagi asal suapin. Kita gak tau kuman apa yang nempel di tangan kita.
Penguatan pelayanan kesehatan primer, terutama Puskesmas dan Posyandu, harus menjadi prioritas dalam strategi nasional penanganan kesehatan mental anak.
Pemerintah mengajak para orangtua untuk kembali menghadirkan waktu berkualitas di rumah melalui gerakan #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Sebanyak 200 warga peserta mudik gratis akan diberangkatkan Minggu (15/3) dari Pelabuhan Makassar menuju Surabaya, menggunakan KM Labobar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Minggu (1/3), penerbangan kedatangan rute Jeddah–Makassar yang dioperasikan oleh maskapai Lion Air sukses mendarat dengan selamat membawa sebanyak 386 penumpang.
Pengelolaan pelabuhan dan operasional kapal tidak berada dalam satu entitas yang sama. Pengelolaan pelabuhan berada di bawah kendali Pelindo sementara operasional kapal oleh Pelni.
Hujan deras menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Makassar. BPBD mengevakuasi warga dan mengaktifkan sistem peringatan dini untuk mencegah dampak lebih luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved