Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMKAB Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) berkoordinasi dengan Bulog Cabang Banyumas terrkait langkah-langkah menstabilkan harga beras di pasaran. Sebab, harga beras medium di pasaran berkisar antara Rp11 ribu hingga Rp12 ribu per kilogram (kg).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Banyumas Titik Puji Astuti mengatakan harga beras medium di pasaran memang masih tinggi. Sehingga pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Bulog Banyumas untuk melakukan stabilisasi harga pangan. Sementara ini, Bulog sudah melaksanakan stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).
"Dalam kegiatan SPHP, Bulog menjual beras medium ke pasaran dengan harga eceran tertinggi Rp9.450. Bulog telah berkali-kali melaksanakannya," ujarnya.
Sementara Pimpinan Bulog Cabang Banyumas Rasiwan mengatakan secara rutin Bulog memasok beras medium untuk kegiatan SPHP ke pasar-pasar tradisional khususnya pasar yang dipantau oleh Badan Pusat Statistik (BPS). "Pada awal Januari atau tepatnya 2-10 Januari, ada 400 ton beras medium yang dipasok ke pasaran," kata dia.
Ia juga mengajukan penambahan stok beras medium ke Kantor Pusat Perum Bulog untuk menjaga ketersediaan pasokan di Banyumas hingga datangnya masa panen."Saat sekarang, harga gabah masih tinggi mencapai Rp6 ribu per kg. Panen raya diperkirakan pada Februari hingga Maret," jelasnya.
Sedangkan beras di pasaran salah satunya di Pasar Manis Purwokerto, harga beras medium berkisar antara Rp11 ribu hingga Rp12 ribu per kg."Saya menjual beras medium Rp11 ribu, kalau bagus Rp12 ribu per kg. Jika ada beras Bulog, maka bida dijual sesuai HET Rp9.450 per kg," kata Irfan, 35, salah seorang pedagang setempat. (OL-15)
DALAM lima tahun terakhir, harga beras di tingkat konsumen terus naik.
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Sedangkan cabai rawit hijau yang semula harganya rata-rata kisaran Rp49.400 per kg, naik jadi Rp52.200 per kg.
UPAYA Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Pasar Murah Rakyat melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) belum memberikan dampak signifikan terhadap penurunan harga.
JAJARAN Polresta Banyumas, Jawa Tengah menggagalkan dugaan peredaran bahan peledak yang diduga untuk petasan seberat sekitar 9 kilogram (kg) dalam Operasi Pekat Candi (TO OPC) 2026.
Tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar.
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Kabupaten Banyumas dianggap telah berhasil mengelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan akhir.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved