Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur (Flotim) mengonfirmasi kerusakan akibat angin kencang melanda kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) itu. BPBD Flotim mencatat angin kencang merusak lebih dari 360 rumah yang tersebar di 11 Kecamatan dan 42 Desa.
"Data sementara yang sudah dihimpun, per pagi ini, sudah tercatat sebanyak 360 rumah rusak mulai dari ringan, sedang, hingga berat, dan data tersebut masih bergerak," kata Kepala Pelaksana BPBD Flotim Eduard J Fernandez, Kamis (5/1)
Eduard menjelaskan, wilayah yang terdampak angin kencang adalah Kecamatan Larantuka, Ile Mandiri, Adonara Barat, Solor Timur, Titehena, Adonara Tengah, Adonara, Demon Pagong, Wulanggitang, Lewolema, dan Wotanulumado.
Baca juga: 201 Rumah dan Fasum Rusak Parah, Pemda Flotim Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
"Meski tidak ada laporan korban jiwa, kerugian ditaksir hingga miliaran rupiah," ujar Eduard.
Ia menambahkan, BPBD Flotim bersama masyarakat melakukan respon usai bencana itu. Ia menyatakan proses asesmen dan kerja bakti pembersihan lingkungan masih berjalan.
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Gewayantana, Flotim Agus Karianto mengatakan, pada Kamis (5/1) pukul 06.50 WIT, sebagian besar wilayah Flotim terpantau berawan dan menunjukkan pergerakan awan menuju ke barat.
Namun, pada pukul 08.00 WIT, radar menunjukkan pergerakan awan ke arah barat dan sebagian besar wilayah Flores dan Lembata terpantau berawan hingga hujan ringan. (OL-1)
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Berdasarkan analisis, kata dia, dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali selama periode prakiraan itu.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved