Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH beberapa hari tertahan di Kepulauan Karimunjawa, akhirnya ratusan wisatawan bersama beberapa warga berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, menggunakan KM Kelimutu milik PT Pelni.
Pemantauan Media Indonesia hingga Rabu (28/12) dini hari, KM Kelimutu milik PT Pelni berhasil sandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, sebanyak 901 penumpang dengan 499 orang diantaranya adalah wisatawan dan warga yang tertahan di Kepulauan Karimunjawa turun satu dari kapal dengan membawa tas berukuran sedang.
Raut wajah lelah dengan senyum gembira tampak terlihat dari wajah ratusan wisatawan yang tertahan di Karimunjawa ketika menuruni tangga kapal, mereka kemudian dipisahkan dengan penumpang umum lain yang melakukan perjalanan dari Sampit ke Semarang.
Gelombang tinggi hingga mencapai empat meter memaksa ratusan wisatawan tertahan di Karimunjawa, KM Kelimutu dalam pelayaran menuju ke Tanjung Emas Semarang diperintahkan mampir ke Karimunjawa untuk menjemput pelancong yang telah beberapa hari tidak bisa pulang tersebut.
"Meskipun sempat mengalami keterlambatan, namun proses evakuasi terhadap ratusan wisatawan berhasil dan berjalan lancar hingga sampai di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang," ujar seorang relawan Nurman.
Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI Opik Taupik mengatakan KM Kalimutu yang mampu menembus ombak 4-6 meter dalam perjalanan Sampit-Semarang awalnya diperkirakan sampai Karimunjawa pukul 17.00 WIB, tetapi karena gangguan gelombang baru dapat bersandar pukul 21.56 WIB hingga baru kemudian proses embarkasi hingga berhasil mengangkut 451 wisatawan lokal dan 49 wisatawan asing.
"KM Kalimutu akhirnya berangkat dari Karimunjawa pukul 22.34 WIB dan setelah menempuh perjalanan selama enam jam akhirnya dapat sampai dan sandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang," kata Opik Taupik.
Setelah berhasil dievakuasi dan istirahat untuk beberapa saat, ratusan wisatawan tersebut kemudian diangkut beberapa bus yang sudah dipersiapkan untuk dipulangkan dan sebagian kembali ke Jepara karena puluhan kendaraan mereka masih ditinggal di perkiran Pelabuhan Kartini Jepara. (OL-13)
Baca Juga: Ratusan Wisatawan yang Terjebak di Pulau Karimunjawa ...
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem dan hujan lebat di Indonesia periode 24 Februari hingga 2 Maret 2026. Simak daftar wilayah siaga bencana.
Prakiraan cuaca di Jawa Tengah 24 Februari 2026, 9 daerah berpotensi dilanda cuaca ekstrem
Pantai Timur AS dilanda badai salju ekstrem. Rhode Island catat rekor salju terdalam, 600 ribu bangunan mati listrik, dan ribuan penerbangan di New York dibatalkan.
Ditambah lagi cuaca ekstrem seperti angin kencang dan hujan deras masih sering menghantui kawasan provinsi di ujung barat Indonesia itu.
Badai Nor'easter terdahsyat dalam satu dekade menghantam pesisir timur AS dan Kanada. New York berlakukan larangan perjalanan total di tengah ancaman salju setebal 70 cm.
BMKG memberikan peringatan dini agar tetap diwaspadai bencana hidrometeorologi menyampaikan prakiraan cuaca Jawa Tengah 21- 23 Februari 2026 mengenai potensi cuaca ekstrem
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved