Jumat 04 November 2022, 14:39 WIB

KPK Periksa Lukas, Harapan Laskar Pemuda Merah Putih Bersatu

Mediaindonesia.com | Nusantara
KPK Periksa Lukas, Harapan Laskar Pemuda Merah Putih Bersatu

DOK Pribadi.
Rudi Samori.

 

LASKAR Pemuda Merah Putih Bersatu Provinsi Papua mendukung penuh langkah-langkah yang ditempuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe. Dukungan itu disampaikan Ketua Umum Laskar Pemuda Merah Putih Bersatu Provinsi Papua, Rudi Samori, di Jayapura.

"Kami merespons positif yang sudah dilakukan oleh KPK. Itu yang kami harapkan. Para pemimpin di Republik ini tidak ada yang kebal hukum," kata Rudi.

Diketahui, Tim Penyidik KPK dan tim dokter independen dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada Kamis (3/11) mendatangi rumah kediaman Gubernur Papua Lukas Enembe di Koya Tengah, Kota Jayapura. Menurut kuasa hukum Lukas Enembe, tim penyidik KPK telah memeriksa Lukas, tetapi pemeriksaan belum bisa dilanjutkan karena Lukas sedang dalam kondisi sakit.

Rudi mengatakan, kehadiran tim dari lembaga antirasuah di rumah kediaman Lukas Enembe itu merupakah suatu langkah maju yang patut diapresiasi. Menurutnya, setidaknya terbuka ruang menuju penyelesaian kasus dugaan korupsi yang menjerat Lukas. 

Ruang itu, lanjut Rudi, seakan buntu selama beberapa pekan terakhir lantaran Lukas dan kelompok pendukungnya cenderung berkelit dengan berbagai dalih. Ini seperti tuntutan agar Lukas diperiksa di lapangan terbuka. Lantas Lukas tiba-tiba dikukuhkan sebagai kepala suku besar orang Papua sehingga pemeriksaannya harus menggunakan hukum adat serta rumah kediaman Lukas yang hingga kini masih dijaga ketat oleh massa pendukungnya lengkap dengan senjata tradisional seperti kampak, tombak, dan panah.

Rudi pun berharap dengan perkembangan sikap Lukas yang mulai koperatif itu, kelompok massa pendukung Lukas dapat segera membubarkan diri dan tidak menghalang-halangi KPK melaksanakan tugas konstitusionalnya. "Keluarga dan simpatisan yang sudah beberapa bulan berkumpul di kediaman Pak Lukas, memang beberapa waktu lalu betul-betul mau menghalang-halangi pemeriksaan. Namun saya percaya, mereka telah mengerti dan mereka paham, kalau hari ini Pak Lukas telah membuka diri untuk diperiksa," kata Rudi. Rudi juga meminta agar Pak Lukas selaku pimpinan harus berani menghadapi pemeriksaan KPK. (RO/OL-14)

Baca Juga

ANTARA/Jojon

7.302 Nakes di Palembang sudah Divaksinasi Booster Kedua

👤Dwi Apriani 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:48 WIB
Sebanyak 7.303 orang tenaga kesehatan (nakes) di Kota Palembang per 6  Desember sudah melakukan vaksinasi penguat (booster) kedua...
DOK.MI

Kejari Lombok Timur Tahan 3 Tersangka Kasus Korupsi Alsintan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:33 WIB
Tersangka ketiga tersebut berinisial AM yang berperan sebagai eksekutor pembentuk usaha pelayanan jasa alsintan (UPJA) pada dua kecamatan...
MI/Gabriel Angga

Viktor Laiskodat tidak Ingin Maju Lagi pada Pilkada 2024

👤Palce Amalo 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:04 WIB
Ia mengatakan apabila kepala daerah tidak bekerja serius untuk kepentingan rakyat, harus diberhentikan karena tidak layak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya