Kamis 03 November 2022, 21:41 WIB

Keluarga ASN Korban Pembunuhan di Semarang Minta Perhatian dari Presiden

mediaindonesia.com | Nusantara
Keluarga ASN Korban Pembunuhan di Semarang Minta Perhatian dari Presiden

DOK.MI
Ilustrasi

 

KELUARGA aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Semarang yang menjadi korban pembunuhan, Iwan Budi Paulus, memohon kepada Presiden Joko Widodo memberikan perhatian khusus terhadap kasus pidana tersebut yang sudah hampir dua bulan ini belum terungkap.  

Putri almarhum Iwan Budi, Theresia Alfita Saraswati, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (3/11), mengatakan, permintaan tersebut disampaikan dalam surat resmi yang telah dikirimkan pada hari ini.

"Isinya memohon keadilan kepada para petinggi negara agar kasus ini diselesaikan tanpa intervensi dari pihak mana pun," katanya.

Ia menjelaskan dalam surat juga dijelaskan tentang kronologi kejadian pembunuhan.

Menurut dia, surat tersebut ditembuskan kepada Kapolri, Menko Polhukam, Menkumham, Mendagri, serta Kompolnas.

"Dengan segala hormat dan kerendahan hati mohon kiranya Bapak Presiden Republik Indonesia berkenan untuk memberi perhatian lebih kepada kejadian yang menimpa almarhum," kata Saras membacakan petikan sebagian isi surat tersebut.

Selain surat kepada Presiden Joko Widodo, keluarga Iwan Budi juga mengirimkan surat tersendiri kepada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.


Baca juga: Pemkab Lombok Tengah: 828 Kamar Hotel telah Dipesan Jelang WSBK


Dalam surat khusus untuk Panglima TNI itu, kata kuasa hukum keluarga almarhum Iwan Budi, Yunantyo Adi, keluarga meminta izin untuk bisa bertemu secara langsung.

Ia menjelaskan permintaan untuk bertemu langsung itu berkaitan dengan dugaan adanya keterlibatan oknum TNI dalam peristiwa tersebut.

Sebelumnya, sesosok jasad ditemukan terbakar bersama sebuah sepeda motor di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 8 September 2022.

Bersama dengan jasad dan sepeda motor yang merupakan kendaraan dinas milik Iwan Budi tersebut ditemukan papan nama identitas, serta telepon seluler yang diduga milik Iwan Budi Paulus.

Iwan Budi dilaporkan menghilang sehari sebelum diperiksa sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng terkait dugaan korupsi sertifikasi aset.

Dalam penyelidikan perkara ini, Polisi Militer Kodam IV/Diponegoro juga telah memeriksa dua oknum TNI diduga terkait dengan peristiwa pembunuhan tersebut.

Namun, Pomdam Diponegoro belum memiliki bukti permulaan yang cukup tentang keterlibatan dua oknum TNI tersebut dalam kasus dugaan pembunuhan ASN Pemkot Semarang, Iwan Budi Paulus, yang jasadnya ditemukan terbakar di kawasan Marina Semarang. (Ant/OL-16)

Baca Juga

ANTARA/DOK.BNPB

Semeru Erupsi, Warga Diminta tidak Lakukan Aktivitas Radius 17 Km

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 18:01 WIB
Pada Minggu ini, PVMBG telah menaikkan status Gunung Semeru dari sebelumnya Level 3 atau Siaga menjadi Level 4 atau Awas terhitung mulai...
MI/Palce Amalo

Pedagang Heran Stok Melimpah tapi Harga Telur di Kupang Naik, Diduga Ditahan Oknum

👤Palce Amalo 🕔Minggu 04 Desember 2022, 17:58 WIB
BIASANYA para pedagang perantara menahan telur di gudang selama beberapa hari. Mereka bilang barang kosong tapi sebenarnya ada di gudang,...
dok.ist

SDG Purworejo Gelar Doa Bersama agar Indonesia Lebih Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 17:54 WIB
RATUSAN santriwan dan santriwati yang berjejaring dalam Santri Dukung Ganjar Jawa Tengah menggelar 'Selawat dan Doa Bersama' di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya