Senin 10 Oktober 2022, 19:53 WIB

Kemendikbud-Ristek dan Suntory Resmikan Pusat Pelatihan Guru

mediaindonesia.com | Nusantara
Kemendikbud-Ristek dan Suntory Resmikan Pusat Pelatihan Guru

Ist
Suntory Beverage and Food (SBF) bersama dan Kemendikbud-Ristek menggelar Pelatihan Kepala Sekolah di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

 

SUNTORY Beverage and Food (SBF) bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) serta Dinas Pendidikan Kota Palu meresmikan Pusat Pelatihan Guru yang berlokasi di SDN Inpres 2 Tondo, Palu, Sulawesi Tengah.

Selain peresmian, juga digelar Pelatihan Kepala Sekolah dengan konsep training of trainers bertajuk Pembelajaran Ramah Anak yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu beserta jajaran UPTD serta 150 kepala sekolah dasar (SD) dari empat koordinator wilayah Kota Palu.

Neeraj Goyal, Chief Executive Officer Suntory Garuda Beverage (SGB), anak perusahaan SBF di Indonesia, mengatakan sejalan dengan visi Grup Suntory yaitu Growing For Good, pihaknya berkomitmen selalu membagikan manfaat yang baik kepada masyarakat dan lingkungan tempat mereka beroperasi, salah satunya melalui program corporate social responsibility (CSR) tanggap bencana.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah lokal di Kota Palu, pada November 2019 pihaknya memberikan dukungan berupa beasiswa pendidikan dan pembangunan Ruang Belajar Anak.

Melanjutkan dukungan tersebut, Suntory membangun Pusat Pelatihan Guru sebagai bentuk dukungan Suntory untuk pengembangan guru sebagai jantung pemulihan pendidikan.

"Setiap peserta didik harus memiliki akses yang luas terhadap guru berkualitas," kata Neeraj Goyal dalam keterangan yang diterima, Senin (10/10).

Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran pada Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek Zulkifri Anas MEd menyampaikan pihaknya sangat bangga dan mengapresiasi inisiatif dari SBF.

Baca juga: Kemendikbud-Ristek Sebut Kekosongan Guru Capai 679 Ribu

SBF telah mendukung pengembangan pendidikan dan generasi muda di Indonesia, salah satunya melalui pembangunan Pusat Pelatihan Guru yang baru saja diresmikan.

"Pelatihan dan pembelajaran merupakan proses berkesinambungan, yang perlu terus dilakukan," kata Zulkifli.

"Karena itu, saya mengundang kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan untuk menggunakan Pusat Pelatihan Guru ini semaksimal mungkin untuk kegiatan pelatihan, diskusi, rapat kerja dan kegiatan lainnya yang akan mengasah kemampuan mengajar, meningkatkan kolaborasi, dan memperluas kapasitas guru,” tutur Zulkifli.

Pusat Pelatihan Guru Suntory yang dibangun di atas lahan seluas 100 m² dilengkapi ruang kerja minimalis, ruang rapat guru, laptop, koneksi internet, serta fasilitas meeting online (seperti Microsoft Teams).

Juga dilengkapi modul-modul mengajar topik pelestarian air bersih dan lingkungan, buku-buku penunjang, berikut alat tulis kantor, serta meja dan kursi sebagai fasilitas standar operasional kantor. Fasilitas-fasilitas itu tersedia untuk mendukung pengembangan guru.

Pusat Pelatihan Guru ini juga merupakan hibah Suntory kepada Dinas Pendidikan Kota Palu sebagai aksi kepeduliannya mendukung bangkitnya masyarakat Palu, khususnya tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, pascatsunami dan likuifaksi pada 2018.

Adapun dipilihnya lahan di SD Negeri Inpres 2 Tondo dilakukan setelah Human Initiative (HI) selaku mitra yang ditunjuk Suntory, melakukan assesment dan akhirnya bersama Dinas Pendidikan Kota Palu dan Suntory, menetapkan tempat dibangunnya gedung Pusat Pelatihan Guru tersebut.

“Kami di Dinas Pendidikan Kota Palu sangat berterima kasih untuk Pusat Pelatihan Guru yang diberikan SBF serta Pelatihan Kepala Sekolah yang digelar, karena selaras dengan fokus kami untuk menumbuhkembangkan kapasitas pendidik agar berhasil memenuhi tujuan ambisius yakni memajukan kota dan bangsa," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kota Palu, Hardi SPd MPd. 

Evelyn Indriani, Head of Corporate Relation and Communication SGB pada peresmian Pusat Pelatihan Guru serta pelatihan kepala sekolah.

"Kami juga berterima kasih kepada Kemendikbudristek, Dinas Pendidikan Kota Palu, Kepala SDN Inpres 2 Tondo, dan mitra pembangunan kami Human Initiative (HI) yang memberikan arahan dan dukungan luar biasa hingga terlaksananya proyek ini. Ini adalah awal dari kolaborasi yang lebih berdampak lagi bagi kemajuan Indonesia," lanjut Evelyn. 

Azi Abdul Aziz, General Manager Institutional Partnership Human Initiative juga mengapresiasi kerjasama yang terjalin dengan Suntory.

“Sebagai lembaga sosial kemanusiaan yang memiliki semangat untuk terus membangun Indonesia, Human Initiative sangat bangga dapat bergabung dalam proyek pembangunan Pusat Pelatihan Guru dan berterima kasih atas dukungan semua pihak sehingga bersama kita dapat mengatasi beberapa tantangan yang dihadapi," pungkas Azi Abdul Aziz. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/Amiruddin A.R

Empat Poter Tim Ranger Konservasi Leuser Diserang Harimau di Aceh Selatan

👤Amiruddin MR 🕔Senin 30 Januari 2023, 01:05 WIB
EMPAT orang pengantar barang dan bahan logistik (poter) Team Ranger Forum Konservasi Leuser (FKL) yang sedang melakukan kegiatan di kawasan...
dok.ist

Ganjaran Buruh Berjuang Banten Resmi Dikukuhkan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Januari 2023, 23:03 WIB
KEPENGURUSAN relawan Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) Provinsi Banten kini telah resmi dikukuhkan oleh pengurus Pusat...
MI/HO

Kementan Harmonisasi Pusat dan Daerah Bangun Regenerasi Petani

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Januari 2023, 22:58 WIB
PENGEMBANGAN pertanian terus dilakukan oleh jajaran Kementerian Pertanian RI melalui aneka program dan terobosan, di antaranya regenerasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya