Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan terus memasifkan Kegiatan Pemberdayaan Petani dalam Pemasyarakatan PHT (P4). Program ini menjadi salah satu unggulan Ditjen Tanaman Pangan yang diinisiasi Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan.
P4 pertama kali dialokasikan pada 2021 dan berlanjut di tahun anggaran 2022 dengan total penerima manfaat sudah mencapai 270 poktan/gapoktan yang tersebar di 24 Provinsi, salah satunya adalah Kelompok Tani Karya Mukti, Desa Bukit Peninjauan II, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Bengkulu.
Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Mohammad Takdir Mulyadi mengatakan, Program P4 menjadi bagian dari upaya untuk pengendalian hama terpadu dengan memprioritaskan penggunaan bahan yang ramah lingkungan dan menjaga keseimbangan agroekosistem.
Diharapkan semakin banyak kelompok-kelompok tani yang ikut mereplikasi kegiatan semacam itu sehingga penggunaan bahan-bahan pengendali ramah lingkungan seperti agens hayati akan semakin masif ke depannya.
“Sehingga semakin banyak petani merasakan manfaat dari penggunaan bahan-bahan alami baik dari produktivitas yang meningkat serta mampu menjaga keberlanjutan pertanian di wilayahnya” Jelas Takdir.
M. Rasyid Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) pendamping kegiatan P4 pada Kelompok Tani Karya Mukti mengungkapkan, selama kegiatan P4, Kelompok Tani Karya Mukti juga memproduksi pestisida nabati 50 liter, Biosaka 10 liter, dan Pupuk Organik Cair (POC) 40 liter.
Selain itu, di sepanjang pematang sawah ditanami tanaman refugia seperti Bunga Matahari, Kenikir, Marigold. Tanaman refugia diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam usaha konservasi musuh alami, sumber nektar atau pakan bagi musuh alami sebelum adanya populasi hama di pertanaman, terciptanya agroekosistem yang seimbang sehingga jumlah hama yang ada dapat ditekan oleh keberadaan musuh alaminya.
“Kegiatan P4 memberi semangat positif kepada petani untuk lebih memahami tentang praktik penerapan Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) menuju pertanian berkelanjutan” Ujar Rasyid.
Baca juga : Manfaatkan Limbah PLTU, Semen Kupang Akan Kembali Beroperasi
Sementara itu, Winarno, Ketua Kelompok Tani Karya Mukti bersyukur atas hasil panen dari kegiatan P4 yang lebih tinggi dibandingkan panen-panen sebelumnya. Penggunaan agens hayati pada pertanaman padi berpengaruh positif pada hasil panen.
Produktivitas Kelompok Tani Karya Mukti setelah rangkaian kegiatan P4 dilaksanakan yaitu mencapai 8,6 ton/ha. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan musim tanam sebelumnya dengan produktivitas 7,2 ton/ha.
“Kami petani senang karena selain produktivitas meningkat, biaya usaha tani juga dapat ditekan karena kami mengoptimalkan penggunaan pupuk dan bahan pengendali ramah lingkungan yang diproduksi sendiri,” ungkap Winarno.
Sebagai informasi, ciri khas kegiatan P4 adalah petani dibimbing oleh petugas pendamping untuk melakukan eksplorasi Agens Pengendali Hayati (APH) di lahan yang dimilikinya. Kegiatan ini bertujuan untuk menginventarisasi APH yang berpotensi sebagai agens pengendali hama/penyakit di suatu wilayah.
APH memiliki sifat spesifik lokasi atau akan lebih efektif dalam pengendalian hama/penyakit apabila diaplikasikan pada lahan di sekitar APH tersebut diperoleh (spesifik lokasi).
Pada kesempatan lain, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengajak semua pihak ikut serta mendukung kegiatan yang berdasar pada pertanian ramah lingkungan untuk menjaga keberlangsungan pertanian di masa depan.
“Sesuai dengan arahan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Mari kita bersama-sama menyiapkan pangan yang sehat. Sehat bagi produsen, konsumen dan pastinya sehat juga untuk lingkungan, Kurangi penggunaan pupuk dan pestisida kimia. Perbanyak gunakan bahan yang ramah lingkungan,” tutup Suwandi. (RO/OL-7)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Selain itu lanjut dia, segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 agar petugas yang bersiaga dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bengkulu.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Harga komoditas cabai merah keriting di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, masih bertahan Rp35 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir setelah pasokan mulai normal.
RUMAH warga yang berada di empat kecamatan di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, terendam banjir selama dua hari terakhir.
Berdasarkan pemantauan BMKG, Bibit Siklon Tropis 93S memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot atau sekitar 74 kilometer per jam
Pada periode penyaluran 2025, lanjut dia, jumlah penerima bantuan pangan mengalami penurunan sebesar 1,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved