Rabu 14 September 2022, 15:55 WIB

Polisi Temukan Fakta Baru saat Rekonstruksi Tewasnya Santri Gontor

Fajar Wiharjo (MGN), Narendra Wisnu Karisma (SB) | Nusantara
Polisi Temukan Fakta Baru saat Rekonstruksi Tewasnya Santri Gontor

MGN/Fajar Wiharjo
Polisi Temukan Fakta Baru saat Rekonstruksi Tewasnya Santri Gontor

 

POLRES Ponorogo menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan AM, santri Pondok Modern Darussalam Gontor 1 Ponorogo yang tewas dianiaya oleh dua seniornya. Setidaknya ada 50 reka adegan yang diperagakan oleh para tersangka dan saksi-saksi.

Rekonstruksi digelar di dua tempat yang berbeda. Lokasi reka adegan pertama digelar di tempat kejadian perkara penganiayaan, yaitu di dalam Gedung 17 Agustus lantai 3. 

Kemudian rekonstruksi dilanjutkan di lokasi kedua, yaitu di IGD Rumah Sakit Yasyfin Darussalam Gontor. Di RS inilah pertama kali korban dilarikan usai menerima tindak kekerasan. Rekonstruksi yang digelar secara tertutup itu berlangsung selama dua jam.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo Ajun Komisaris Nikolas Bagas Yudhi Kurnia menyebut ada fakta baru yang terungkap dalam rekonstruksi kali ini. Saat AM tak sadarkan diri, korban dibopong oleh dua tersangka MFA dan IH bersama dua saksi yang juga menjadi korban penganiayaan untuk dinaikkan ke becak dan dibawa ke IGD RS Yasfin.

"Ada beberapa temuan baru yang berbeda pada prarekonstruksi sebelumnya, salah satunya saat tersangka dan saksi membopong korban ternyata 4 orang. Sedangkan rekonstruksi hanya 3 orang. Kemudian korban sudah meninggal saat dibawa ke rumah sakit," ungkap Niko Rabu (14/9/2022).

Dalam rekonstruksi kali ini penyidik Polres Ponorigo juga melibatkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo untuk melihat langsung proses reka adegan.

Polisi mengungkap santri AM tewas di tangan santri senior akibat dianiaya. Pelaku di bawah umur memukul menggunakan patahan tongkat Pramuka ke bagian kaki dan melakukan pukulan tangan kosong ke bagian dada. Sementara itu, pelaku MFA memberi hukuman dengan cara menendang ke bagian dada.

Setelah korban AM terjatuh dan tidak sadarkan diri, tersangka MFA membawa korban menggunakan becak inventaris pondok menuju IGD Rumah Sakit Yasyfin Darussalam Gontor. 

Di rumah sakit, korban langsung ditangani petugas medis. Dari pemeriksaan tenaga medis tersebut, diketahui AM sudah meninggal dunia. (Ren/A-3)

Baca Juga

ANTARA/R D Putra

125 Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan sudah Diambil Keluarga

👤Bagus Suryo 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:23 WIB
Hal itu diungkapkan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. Menurutnya, tidak ada lagi jenazah yang belum...
DOK.MI

Polisi Gagalkan Pajero Bawa Paket 20 Kg Sabu dari Medan ke Palembang

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:05 WIB
Di areal tersebut polisi menghentikan sebuah mobil Mitsubishi Pajero bernomor polisi B 1786 PJG. Mobil tersebut ditumpangi dua pria...
ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Sopir Bus Gagalkan Pengiriman 4,5 Kg Ganja ke Jakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 22:54 WIB
Dua pelaku yang mengirim paket tersebut, kata dia, saat ini masih dalam pencarian. Namun, identitas keduanya sudah dikantongi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya