Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA buruk diperkirakan kembali melanda SamudEra Hindia sebelah selatan Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng) dan DIY. Ketinggian gelombang maksimal dapat mencapai 6 meter.
Prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Sawardi mengatakan mulai Kamis (28/7) hingga Jumat (29/7), cuaca buruk diperkirakan terjadi di perairan selatan Jawa baik dari Jabar, Jateng dan DIY. "Gelombang tinggi diperkirakan bakal melanda dengan kisaran antara 4-6 meter," jelas Sawardi dalam keterangan tertulis, Kamis (28/7).
Menurutnya, gelombang tinggi diperkirakan melanda Jabar mulai dari Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Pangandaran. Sedangkan di Jateng dari Cilacap, Kebumen hingga Purworejo. Yang lainnya adalah perairan di Provinsi DIY seperti Kulonprogo, Bantul sampai Gunungkidul.
"Tinggi gelombang hingga 6 meter dipicu adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari tenggara-selatan dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari timur-tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot," jelas Sawardi.
Menurutnya, kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, perairan selatan Jawa, Laut Sawu, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda, dan Laut Arafuru. (OL-15)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
BMKG Tenau Kupang, Nusa Tengggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan potensi gelombang laut kategori sedang di sejumlah perairan daerah itu mulai 1-4 Februari 2026.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah pada Jumat 30 Januari Agus Triyono, tersebar di 18 lokasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved