Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sumatra Barat kembali menggelar vaksinasi massal di Kabupaten Pesisir Selatan.
Selain menyasar warga dari rumah ke rumah, BINDA juga membuka gerai vaksin massal di tempat objek wisata Pasie Alai, Nagari Amping Parak, Kecamatan Sutera, kemarin. Di sini Binda Sumbar, juga menyediakan sembako sebagai kegiatan berbagi.
Kepala BINDA Sumatra Barat Hendra mengatakan, vaksinasi massal ini merupakan lanjutan dari vaksinasi massal sebelumnya.
Ia mengatakan, perintah vaksin sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo terkait pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Karena vaksinasi sangat penting untuk mencapai kekebalan kelompok atau Herd Immunity, meski Covid-19 sudah melandai.
"Alhamdulillah, dan kita sangat berterima kasih pada Pemerintah Provinsi dan juga seluruh jajaran sampai ke tingkat desa (nagari), atas dukungan dan sampai saat ini terus berjalan sesuai harapan," terang Hendra.
Vaksinasi ini, selain di Pessel, kata Hendra juga dilakukan serentak di seluruh Kabupaten/kota di Sumbar. Selain percepatan vaksinasi dosis 1, 2, juga vaksin dan booster bagi seluruh masyarakat Sumatra Barat.
Terpisah, Camat Sutera, Salman Al Farisi mengaku, dengan adanya kegiatan vaksinasi massal Binda Sumbar, masyarakat lebih mudah untuk bervaksin. "Alhamdulillah kita dari pemerintah kecamatan sangat berterima kasih pada BINDA, masyarakat yang ikut cukup antusias," terangnya.
Ia berharap, vaksinasi ini terus bisa dilakukan dan dapat mencapai target program pemerintah, guna menjaga kekebalan kelompok atau herd immunity. "Semoga dengan kegiatan BINDA dapat mempermudah kebutuhan masyarakat dalam bervaksin," terangnya.
Petugas BINDA Sumbar wilayah Pessel mengatakan, hingga sasaran vaksin massal di Pessel terus dilakukan. Pihaknya mengajak, seluruh masyarakat yang belum memiliki vaksin lengkap atau belum mendapatkan vaksin untuk secara sukarela melaksanakan vaksin Covid-19. (OL-13)
Baca Juga: Gemuruh Dukungan Warga Desa Sumbar untuk Ganjar di 2024
JIKA kita mengikuti berita-berita dari luar negeri, khususnya mengenai perlakuan Israel terhadap Palestina, hati kita sebagai pendukung historis Palestina menjadi kesal dan mendongkol.
Pengamat sekaligus Direktur Eksekutif Pratama-Kreston Tax Research Institute (TRI) Prianto Budi Saptono menyoroti kelebihan dan kekurangan dari latar belakang militer yang dimiliki Djaka.
Komisi I DPR RI dukung upaya Badan Intelijen Negara (BIN) dalam memperkuat keamanan siber dan sistem deteksi dini rantai pasok untuk 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
DPR RI sepakat Letnan Jenderal (Purn) TNI Muhammad Herindra menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Budi Gunawan.
Pelantikan Herindra akan dilakukan usai Prabowo dilantik menjadi presiden RI periode 2024-2029.
Herindra yang datang mengenakan setelan jas itu datang bersama dengan para Wakil Ketua DPR RI yakni Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Adies Kadir.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved