Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN sapi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat sudah mendapatkan vaksinasi untuk pencegahan penyakit mulut dan kaki (PMK). Juru bicara satgas PMK Kabupaten Kuningan, drh. Rofiq, menjelaskan hingga Senin (27/6) sudah 1.400 sapi di wilayah Kabupaten Kuningan yang sudah divaksin.
"Rata-rata kita melakukan vaksinasi ke 500 sapi per hari. Tergantung kondisi," tutur Rofiq, Selasa (28/6).
Tahap awal, lanjut Rofiq, Kabupaten Kuningan memprioritaskan sapi perah yang sehat untuk divaksin. Populasi sapi perah di Kabupaten Kuningan tercatat sebanyak 8 ribu ekor. Namun untuk yang divaksin hanya sekitar 4 ribuan ekor.
"Karena yang sudah sempat terpapar PMK dan sembuh tidak wajib divaksin. Mereka sudah memiliki antibodi," tutur Rofiq.
Setelah itu, lanjut Rofiq, pihaknya mulai melakukan vaksinasi untuk sapi potong. Tahap awal vaksinasi potong dilakukan di Desa Bantar Panjang dan Desa Dukuh Badag, Kecamatan Cibingbin. "Karena di kedua desa tersebut ada sentra pembibitan sapi asli Jabar yaitu sapi pasundan," tutur Rofiq.
Kabupaten Kuningan mendapatkan 7.200 dosis vaksin untuk pencegahan PMK. Sebanyak 5.200 dosis dialokasikan untuk sapi perah dan sisanya ribu dosis dialokasikan untuk sapi potong. "Itu vaksin yang kami terima tahap pertama," tutur Rofiq. (OL-15)
Menjelang perayaan Idul Fitri 2025, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan upaya pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) tetap berjalan optimal di seluruh Indonesia
Sapi yang terjangkit PMK dan mulai berangsur membaik terdapat di Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka
Dinas PKH juga mengimbau para peternak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang rentan menyerang hewan ternak saat musim hujan.
Saat ini realisasi vaksinasi PMK ternak sapi milik petani sudah mencapai 3.173 dosis atau 79,3 persen dari target 4.000 dosis vaksin.
Cuaca ekstrem berisiko mempercepat penyebaran PMK serta penyakit lain seperti Septicaemia Epizootica atau sapi ngorok dan Jembrana.
Jumlah kasus PMK dari Desember 2024 sampai 23 Januari 2025 sebanyak 28.725 ekor sapi dan yang mati 858 ekor di 18 provinsi.
Kematian ikan mulai terpantau sejak 29 Januari 2026 dan terus meningkat hingga hari ketujuh.
Hasil identifikasi yang diakukan, kematian ikan disebabkan adanya parasit jenis cacing yang hidup di tubuh ikan.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, di Kuningan, Minggu, mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi
Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Pemkab Kuningan telah menerima 337 unit alsintan dengan nilai hampir Rp 10 miliar.
Dengan total anggaran mencapai Rp 355 miliar, seluruh pengelola dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diminta mematuhi ketentuan yang berlaku.
Budi membeberkan ada sejumlah jalan yang terdampak dari kegiatan Reuni Akbar 212 ini. Masyarakat diminta menghindari jalan tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved