Rabu 15 Juni 2022, 14:42 WIB

Loka POM Tasikmalaya Gerebek Pembuat Mi Mengandung Formalin

Kristiadi | Nusantara
Loka POM Tasikmalaya Gerebek Pembuat Mi Mengandung Formalin

MI/Kristiadi.
Kepala Loka POM Tasikmalaya Jajat Setia Permana menunjukkan barang bukti pembuatan mi diduga mengandung formalin.

 

LOKA Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Tasikmalaya, Jawa Barat, menggerebek produsen pembuat mi warna putih diduga mengandung bahan formalin di Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Kecamatan Kawalu, Rabu (15/6), sekitar pukul 03.00 WIB. Penggerebekan dilakukan bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan, Jawa Barat, dan aparat kepolisian.

Kepala Loka POM di Tasikmalaya, Jajat Setia Permana, mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat terutama pembeli yang mengeluhkan banyak beredar mi bakso di pasar diduga mengandung formalin. Laporan tersebut langsung ditelusuri mulai dari penjual di Pasar Induk Cikurubuk dan jajanan dengan mengambil sampel untuk dilakukan uji labolatorium.

"Dari sampel yang diuji labolatorium itu semua mengandung formalin. Kami bersama BBPOM Jabar dan aparat kepolisian langsung bergerak menuju Kecamatan Kawalu. Petugas gabungan menggerebek rumah yang dijadikan home industry pembuat mi bakso diduga mengandung bahan formalin," katanya, Rabu (15/6).

Ia mengatakan home industry tersebut jauh dari permukiman warga. Produksi dalam satu hari dari keterangan para pegawai bisa mencapai 4 kwintal dan sudah beroprasi tahunan. Namun, penjualan mi yang dilakukan mereka dikirim ke sejumlah pasar tradisional, yang paling banyak Cikurubuk. "Sekarang kami masih melakukan penyelidikan dan mendalami kasusnya karena aktivitas mereka dilakukan pada malam hari," ujarnya.

Baca juga: Banjir Rob Landa 5 Kecamatan di Sikka

Menurutnya, sebelum melakukan penggerebekan itu, petugas bergerak melakukan penyelidikan pada pukul 22.00. Setelah menemukan rumah itu, petugas langsung masuk dan menghentikan aktivitas mereka. 

Petugas langsung menyita beberapa bahan antara lain bahan setengah jadi, satu jeriken rebusan mi, satu jeriken cairan bening, satu jeriken minyak kacang, mesin cetak, mesin pengaduk, mi basah gepeng berjumlah 10 bungkus masing-masing 5 bungkus, mi basah bulat berjumlah 78 bungkus masing-masing 5 bungkus, dan total keseluruhan ada 88 bungkus. (OL-14)

Baca Juga

Ist

BWA Kembali Distribusikan 20 Ribu Al-Qur’an Wakaf di Sumsel

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 08:51 WIB
Pendistribusian Al-Quran akan disalurkan kepada pondok-pondok pesantren, TPA, TPQ, dan seluruh masyarakat Sumsel yangbelum memiliki...
PT Sari Coffee Indonesia

Starbucks Masuk Papua dengan Membuka Dua Gerai Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 08:00 WIB
Gerai baru ini akan menawarkan pengalaman Starbucks yang khas kepada pelanggan di Indonesia bagian...
Dok. Strabucks

Starbucks Masuk Papua, Buka Gerai di Jayapura dan Abepura

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 06:28 WIB
McEvoy mennambahkkan, tahun ini, pihaknya berencana untuk hadir di 10 kota baru di Indonesia, dan Jayapura salah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya