Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
NAIKNYA harga sejumlah komoditas cabai di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tak cukup berdampak terhadap pendapatan para petani. Penghasilan mereka relatif masih tetap stagnan lantaran berimbang dengan biaya produksi yang mesti dikeluarkan.
Ketua Kelompok Tani Bina Muda Lestari, Dadan Ramdani, menjelaskan informasi di lapangan, harga komoditas cabai merah keriting di pasaran saat ini sudah mencapai kisaran Rp60 ribu per kilogram. Namun, di tingkat petani, harga jualnya masih di kisaran Rp30 ribu per kilogram.
"Di tingkat petani, kisaran harga (cabai merah keriting) sebenarnya tidak terlalu tinggi-tinggi amat. Sekarang harganya kisaran Rp30 ribu-Rp35 ribu per kilogram. Tapi kalau sudah di pasaran harganya berlipat-lipat. Dengar-dengar sekarang di pengecer sudah Rp60 ribu," terang Dadan ditemui di Kampung Pasircina, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Minggu (5/6).
Bagi Dadan, berlipatnya harga jual komoditas cabai di pasaran tak berdampak apapun kepada para petani. Artinya, pendapatan para petani tak bertambah meskipun harga di pasar melonjak.
"Memang harga jual di tingkat petani juga naik. Tapi biaya produksi juga ikut naik, seperti pupuk, pestisida, dan lainnya. Kalau dihitung-hitung, tetap seimbang lah," ucapnya.
Dadan menuturkan berfluktuasinya harga cabai maupun komoditas lainnya dipengaruhi tingkat pasokan. Jika pasokan berkurang, maka harga dipastikan akan naik. Begitu juga sebaliknya. "Itu mah sih hukum pasar," jelasnya.
Ia tak memungkiri saat ini produksi cabai cenderung mengalami penurunan. Satu di antara faktor pemicunya yakni mulai berkurangnya petani yang menanam cabai.
"Dua tahun terakhir, harga cabai tidak menentu. Sempat turun. Mungkin petani mulai jenuh ditambah modal yang juga berkurang. Jadi, sekarang yang tanam cabai juga sedikit. Pasokan pun jadi sedikit," bebernya.
Dadan mencoba menyiasati besarnya biaya produksi dengan melakukan sistem tumpang sari pada tanaman cabai. Apalagi selama ini Dadan kebanyakan membeli pupuk nonsubsidi yang notabene harganya relatif cukup mahal lantaran pupuk subsidi kadang sulit diperoleh serta kuota pembeliannya terbatas.
"Untuk satu hektare, penggunaan pupuk kimia atau nonsubdisi bisa mencapai 500 kilogram-700 kilogram. Harganya Rp15 ribu per kilogram untuk jenis NPK. Kalau yang subsidi seperti pupuk ZA, kemarin saya beli itu Rp115 ribu per 50 kilogram. Harganya yang subsidi juga naik. Waktu itu saya beli Rp75 ribu," bebernya.
Pun dengan harga pestisida. Menurut Dadan, saat ini harganya ikut-ikutan naik.
"Awalnya Rp65 ribu per liter, sekarang jadi Rp100 ribu per liter. Makanya, biaya produksi sangat tinggi. Kami sih inginnya pemerintah bisa menstabilkan harga," pungkasnya. (OL-15)
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp80.000 per kg, sekarang hanya Rp36.000 per kg. Harga telur ayam ras dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kg.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved