Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Desa Tilang, yang berada di Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menikahkan ratusan pasangan yang ada di desa itu secara gratis. Hal itu disampaikan Kepala Desa Tilang, Roy, kepada mediaindonesia.com, Selasa (17/5).
"Tahun ini ada sekitar 111 pasangan akan kita nikahkan secara bertahap. Proses pembiayaan pernikahan ditanggung oleh desa melalui sumber dana pendapatan asli desa (PAD)," ujar dia.
Ia pun mengaku, selama ini, pasangan suami-istri itu merupakan warganya sudah berkeluarga hingga belasan tahun dan memiliki anak-anak hingga ada anak mereka yang sudah dewasa. Namun, mereka belum ada pengakuan secara agama dan belum mendapatkan kepastian hukum yang sah.
Baca juga: Kesadaran Rendah, Banyak Warga Sikka belum Punya Kartu Keluarga
Selain itu, ungkap dia, banyak kendala yang juga dihadapi pasangan suami-istri ini saat hendak menikah karena urusan adat istiadat belum diselesaikan. Kemudian ditambah lagi, banyaknya pasangan suami istri di desanya tidak memiliki biaya menikah.
Dampaknya, kata dia, banyak pasangan suami istri belum mengurus akte nikah karena merasa kesulitan dengan proses pelaksanaan administrasi kependudukan sehingga kesulitan juga mengakses bantuan-bantuan sosial dari pemerintah.
Maka dari itu, ujar Roy, pihak desa mengambil kebijakan dengan melibatkan semua elemen di desa untuk mengambil langkah solusitif dengan membuat sebuah kebijakan desa untuk menikahkan pasangan yang belum menikah.
"Jadi banyak saya punya warga di desa ini belum menikah. Maka solusi kita nikahkan mereka secara massal. Semua biaya administrasi pernikahan di gereja ditanggung oleh desa. Sumber dananya dari pendapatan asli Desa Tilang. Jadi pernikahan masal ini gratis alias tidak dipungut biaya. Total pasangan ada sekitar 111 pasangan," ujar Roy lagi.
Dia sampaikan, selama ini, sebagai kepala desa yang dipilih langsung oleh warganya, dirinya telah berkomitmen untuk membantu menyelesaikan permasalahan seluruh warga di desanya salah satu dalam pengurusan administrasi kependudukan.
Jadi pernikahan massal ini tujuan sebenarnya agar pernikahan mereka disahkan dan tercatat dalam administrasi negara serta mendapatkan buku nikah dari gereja serta akta kelahiran.
"Tujuannya untuk melegalisasi pasangan agar diakui oleh gereja dan negara. Ditambah lagi setelah pasangan ini menikah maka segala urusan administrasi kependudukan bisa dilayani secara baik. Poin penting sebenarnya saya ingin semua warga saya tercatat pernikahannya di negara dan agama," pungkas dia. (OL-1)
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Konsep yang selama ini identik dengan skala besar dan format konvensional mulai bergeser menuju pernikahan yang lebih terkurasi, berskala kecil, dan menekankan kualitas pengalaman.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Dalam keluarga dengan tingkat literasi rendah mengenai pendidikan dan kesehatan reproduksi, pernikahan dini sering kali dianggap sebagai solusi instan menuju kedewasaan.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
MENGANGKAT tagline “Get Wedding Soon”, Golden Tulip Wedding Showcase 2026 akan menghadirkan inspirasi bagi calon pengantin yang ingin menggelar pernikahan bernuansa Glamour.
NOVOTEL Yogyakarta International Airport Kulon Progo dan Ibis Yogyakarta International Airport Kulon Progo menawarkan lokasi pernikahan memukau yang dikelilingi panorama pegunungan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved