Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMPAI saat ini banyak warga di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, belum memiliki kartu keluarga. Hal ini karena tingkat kesadaran masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan masih rendah.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sikka, Martha Huberty Pega, melaporkan jumlah penduduk Kabupaten Sikka saat ini sebesar 327.254 jiwa terdiri dari 158.443 laki-laki dan 168.811 perempuan. Data ini sesuai data Konsolidasi Bersih Kementerian Dalam Negeri Semester II 2021.
Keluarga di Kabupaten Sikka sebanyak 100.160. Sebanyak 94.967 telah memiliki kartu keluarga sedangkan yang belum memiliki ada 5.193. "Jadi sampai saat ini ada 5.193 keluarga yang tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Sikka belum memiliki kartu keluarga," ujar dia, Minggu (15/4).
Ia mengaku salah satu pemicu fakta itu karena tingkat kesadaran masyarakat terbilang masih rendah dalam mengurus administrasi kependudukan. Hal ini karena mereka belum merasa membutuhkan kartu keluarga.
"Namun kalau ada urusan pribadi yang membutuhkan kartu keluarga, baru mereka urus. Contohnya, istri mau melahirkan dan berurusan dengan BPJS. Itu kan harus ada kartu keluarga berbasis NIK. Nah di situ baru mereka urus sehingga terjadi penumpukan," ujar dia.
Baca juga: Universitas Syiah Kuala Aceh Terapkan Kurikulum Olahraga Model Eropa
Meski begitu, pihaknya telah menyurati para kepala desa untuk menyiapkan warganya melakukan pengurusan administrasi kependudukan. Pihaknya membuat tim di Dispenduk untuk turun ke desa melakukan pelayanan perekaman bagi warga yang belum ada kartu keluarga dan KTP. "Solusinya kami turun ke desa-desa yang belum memiliki kartu keluarga dan KTP," ujar dia.
Terkait pemilu dan Pilkada Sikka, ujar Martha, dirinya memprioritaskan anak-anak yang berusia 15 dan 16 tahun. "Jadi ketika mereka usia 17 tahun baru kami cetak. Begitu juga bagi warga yang sudah menikah tetapi belum memiliki kartu keluarga itu akan menjadi target kami," pungkas dia. (OL-14)
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
Bingung cara membuat KK barcode? Ini panduan lengkap, resmi, dan terbaru! Bisa cetak sendiri dari rumah lewat layanan online Dukcapil.
Pastikan data nama di KK, KTP, dan akta lahir seragam agar tidak muncul masalah administrasi kemudian. Untuk biaya normalnya adalah gratis
KK mencantumkan informasi penting seperti nama, NIK, tempat dan tanggal lahir, agama, pendidikan, pekerjaan, serta status hubungan dalam keluarga.
Bentuk aduan yang diterima mulai dari down server pada jalur afirmasi, persoalan Kartu Keluarga, hingga penambahan nilai prestasi.
Bingung cara cek nomor KK online atau offline? Temukan panduan lengkap & mudah di sini! Cek nomor Kartu Keluarga dengan cepat & praktis sekarang!
Pindah KK setelah menikah? Jangan bingung! Panduan lengkap cara, syarat, & dokumen yang dibutuhkan agar data kependudukanmu aman & terupdate. Klik di sini!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved