Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN menerapkan skema one way di tol mulai Gerbang Banyumanik KM 420 hingga Bawen KM 442. Hal ini lantaran terjadi lonjakan arus mudik di ruas Semarang-Bawen.
Pemantauan Media Indonesia, Sabtu (30/4) dini hari, lonjakan arus mudik di beberapa ruas jalur mulai memasuki Kota Semarang hingga Bawen, Kabupaten Semarang, bahkan sejak petang kendaraan hanya dapat berjalan merambat sepanjang 20 kilometer.
Di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Bawen arus kendaraan nyaris tidak bergerak akibat ribuan pemudik melintas dalam waktu bersamaan. Sehingga, kepolisian mengambil langkah skema one way mulai Gerbang Banyumanik sampai Gerbang Bawen hingga pukul 01.00 WIB dan secara perlahan dapat mencair meskipun dengan kecepatan rendah.
Kondisi demikian juga terjadi di jalan nasional, sejak memasuki tanjakan Gombel hingga Bawen arus kendaraan pemudik baik roda dua dan empat juga hanya dapat berjalan merambat dengan kecepatan 20-30 kilometer per jam, sedangkan jalur alternatif melalui Gunungpati relatif lenggang.
"Ketika terjadi peningkatan arus kendaraan di ruas Semarang-Bawen, kami langsung mengambil skema one way hingga dini hari untuk kelancaran pemudik," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Agus Suryo Nugroho.
Baca juga: Arus Mudik Mulai Padat, Jasa Marga Berlakukan Gage dan One Way arah Semarang
Dengan skenario one way di tol tersebut, lanjut Agus Suryo Nugroho, kendaraan pemudik dengan tujuan arah Solo dan Yogyakarta dapat berjalan lancar meskipun tidak dapat dengan kecepatan maksimal.
"Langkah ini menjadikan kondisi mencair hingga tidak sampai mengalami kemacetan," imbuhnya.
Meskipun petugas di jalan nasional juga telah siaga penuh serta bersiap untuk melakukan langkah rekayasa lalu lintas di ruas Semarang-Bawen, namun meningkatnya kendaraan pemudik di ruas jalan utama tersebut tidak sampai berhenti dan kendaraan dapat berjalan merambat. (OL-5)
Kakorlantas tengah melakukan analisis dan evaluasi (anev) mendalam terhadap pelaksanaan Operasi Lilin 2025 sebagai dasar penyusunan strategi Operasi Ketupat 2026.
Pengecekan teknis kendaraan wajib dilakukan secara menyeluruh, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga stamina dan konsentrasi pengemudi.
Kesiapan fisik dan mental adalah fondasi utama agar perjalanan mudik berlangsung aman.
Berbagai fasilitas pendukung telah disediakan, antara lain ruang laktasi, toilet khusus perempuan dan anak, ruang bermain anak, serta fitur KAI Female Seat Map
Sebagai satu-satunya titik kontak antara kendaraan dengan permukaan jalan, kondisi ban sangat menentukan faktor keselamatan, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem.
Sebelum Anda memutusan mudik menggunakan kendaraan pribadi memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan aman sebelum memulai perjalanan.
Kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan di ruas Tol Semarang-Solo, tepatnya di KM 442 Simpang Susun Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (5/4) malam
Kontur jalan yang menurun tajam dan panjang, disertai tikungan tajam dinilai penyebab kecelakaan di persimpangan Exit Tol Bawen.
Polisi dan Pemerintah Kabupaten Semarang akan melakukan kajian terhadap kondisi ruas jalan di persimpangan tersebut karena truktur menurun tajam dan panjang serta menikung.
Dalam kecelakaan beruntun di Simpang Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang ini menewaskan empat orang dan 26 korban luka.
POLISI segera menetapkan tersangka dalam kecelakaan beruntun di Simpang Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa tengah, setelah selesai melakukan pemeriksaan saksi.
Korban kecelakaan beruntun di Simpang Exit Tol Bawen mencapai 30 orang dan melibatkan 16 kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved