Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
LONJAKAN volume kendaraan pada masa mudik Lebaran 2026 diprediksi akan mengubah drastis pola perjalanan masyarakat. Pakar keselamatan jalan raya dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, mengingatkan warga yang hendak pulang ke kampung halaman menggunakan kendaraan pribadi untuk mengantisipasi tiga tantangan utama: durasi perjalanan, kondisi fisik yang cepat lelah, hingga muatan barang yang berlebih.
Jusri menjelaskan bahwa karakteristik mudik di Indonesia memiliki keunikan tersendiri yang berdampak langsung pada keselamatan berkendara.
"Karakter perjalanan mudik di Indonesia ini ada tiga, seperti waktu, kondisi yang lelah hingga membawa barang yang berlebih," ujar Jusri, dikutip Kamis (12/3).
Salah satu faktor yang paling signifikan adalah membengkaknya waktu tempuh akibat kemacetan panjang.
Jusri menyoroti bahwa perjalanan menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur akan memakan waktu hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Hal ini berlaku baik bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.
"Perjalanan mudik dari Jakarta menuju Jawa Tengah maupun Timur itu rata-rata membutuhkan waktu yang lebih lama. Misal kita mau ke Semarang, kalau hari-hari biasa itu bisa ditempuh dengan waktu 6-7 jam saja. Kalau pada momentum mudik Lebaran ini bisa sampai 12 jam lebih," jelasnya.
Durasi perjalanan yang lebih panjang secara otomatis meningkatkan risiko kelelahan ekstrem. Kondisi ini diperberat bagi para pemudik yang tetap menjalankan ibadah puasa di tengah kemacetan.
Jusri menekankan bahwa letih dan lelah adalah "teman" perjalanan yang tidak boleh dianggap remeh karena dapat menurunkan konsentrasi pengemudi secara drastis.
"Letih dan lelah menjadi teman perjalanan. Karena waktu yang cukup lama, sehingga muncul masalah tersebut, yang tidak boleh disepelekan oleh pengendara," tegas Jusri.
Ia menyarankan agar pemudik benar-benar menyiapkan kondisi fisik sebelum berangkat dan disiplin dalam mengatur waktu istirahat secara berkala di sepanjang jalur mudik.
Selain faktor manusia, kondisi kendaraan juga menjadi perhatian serius. Kebiasaan masyarakat membawa banyak bekal dan oleh-oleh sering kali membuat kendaraan membawa beban di luar kapasitas normal (overkapasitas).
Jusri menyarankan agar pemudik tetap bijak dalam menata barang bawaan.
"Kebiasaan membawa barang banyak pada saat mudik ini, mengakibatkan dampak buruk bagi kendaraan. Karena muatan berlebih ini dapat mengakibatkan mobil itu cepat rusak dan juga konsumsi BBM menjadi lebih meningkat," tambahnya.
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, sebanyak 143,9 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan pada masa mudik Lebaran 2026.
Sementara itu, Polri memprediksi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah akan mencapai puncaknya dalam dua gelombang, yaitu pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. (Ant/Z-1)
Dokter spesialis anak Leonirma Tengguna mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan anak-anak ketika bersilaturahmi pada momen Idul Fitri.
Performa rem yang optimal sangat dibutuhkan, terutama saat mobil membawa beban penuh selama perjalanan jauh.
Gangguan pencernaan kerap muncul akibat pergeseran pola makan dari masa Ramadan ke Lebaran, terutama saat konsumsi makanan tinggi lemak meningkat sementara asupan serat justru berkurang.
Mengemudi dalam durasi lama tanpa jeda dapat menurunkan fokus dan meningkatkan risiko kecelakaan akibat kelelahan.
KPK mengungkap motif di balik kasus dugaan suap ijon proyek Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari yang tertangkap saat OTT yakni ia mematok fee proyek untuk THR dan lebaran
Performa rem yang optimal sangat dibutuhkan, terutama saat mobil membawa beban penuh selama perjalanan jauh.
Mengemudi dalam durasi lama tanpa jeda dapat menurunkan fokus dan meningkatkan risiko kecelakaan akibat kelelahan.
PENGAMAT transportasi Haris Muhammadun meminta pemerintah mulai menerapkan larangan penggunaan sepeda motor untuk perjalanan mudik Lebaran 2026.
Lestari mengingatkan bahwa tantangan mudik tahun ini semakin kompleks, terutama dengan adanya ancaman krisis iklim yang berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat.
Berburu tiket mudik dan liburan Lebaran kini lebih hemat. Manfaatkan Promo Spesial BRI Ramadan untuk diskon tiket pesawat, hotel, hingga cashback menarik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved