Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut reservasi hotel yang sudah diterima hingga saat ini untuk masa Lebaran dan libur Lebaran sudah mencapai sekitar 55 persen.
“Sudah ada pemesanan yang masuk untuk periode awal Mei saat Lebaran dan libur Lebaran, mencapai sekitar 55 persen,” kata Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranawa Eryana di Yogyakarta, Kamis (14/4).
Menurut Deddy, reservasi yang cukup baik tersebut salah satunya dipengaruhi kebijakan pemerintah yang pada tahun ini memperbolehkan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran.
Ia dan seluruh pelaku usaha jasa pariwisata berharap pemerintah tidak merevisi kebijakan tersebut karena momentum libur Lebaran banyak dinantikan oleh pelaku usaha untuk meningkatkan okupansi dan omzet mereka.
“Sudah dua tahun ada larangan mudik Lebaran. Mudah-mudahan kebijakan pemerintah yang sudah memperbolehkan mudik tidak mengalami perubahan,” katanya.
Jika tidak ada perubahan kebijakan, Deddy pun optimistis reservasi akan terus meningkat pada masa mudik Lebaran. Bahkan PHRI DIY memiliki target okupansi yang cukup tinggi selama libur Lebaran tahun ini yaitu mencapai rata-rata 80 persen.
“Angka tersebut belum setinggi saat tidak ada pandemi. Tetapi ini awal yang baik untuk usaha perhotelan,” katanya.
Ia memperkirakan peningkatan okupansi hotel di DIY akan mulai terjadi pada H+2 Lebaran. “Saat ini pemudik sudah datang dan ada tambahan wisatawan yang juga liburan di Yogyakarta,” katanya.
Optimisme serupa juga dinyatakan pedagang Pasar Beringharjo yang memperkirakan pasar tradisional tersebut akan kembali ramai oleh pengunjung atau wisatawan yang mencari oleh-oleh di masa libur Lebaran apabila tidak ada perubahan kebijakan mudik Lebaran.
“Harapannya, bisa kembali pulih seperti sebelum pandemi. Dalam dua tahun terakhir ini kami betul-betul prihatin karena pembeli berkurang,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Barat Bintoro. (Ant/OL-12)
Menyemarakkan kehadiran bulan suci Ramadhan 1447 H dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026, The Sunan Hotel Solo menghadirkan kreasi unik berupa dekorasi Bedug Ramadhan.
SUBDIT Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar praktik pencurian spesialis hotel berbintang di wilayah Jakarta.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
Swiss-Belhotel Pondok Indah mempersembahkan perayaan Imlek yang akan berlangsung pada Selasa (17/2), di Swiss-Café Restaurant, mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB.
Selain menu Timur Tengah, Neo+ Airport Jakarta tetap menyediakan hidangan favorit Nusantara dan Barat untuk memberikan variasi rasa yang lengkap.
Seluruh keseruan dan daya tarik tahun baru Imlek dapat dinikmati di Novotel Tangerang. Selain menyajikan hidangan khas Negeri Tirai Bambu, terdapat atraksi Barongsai hingga Kungfu Tea Master.
PT KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat peningkatan penumpang dan penjualan tiket angkutan Lebaran 2026 yang terus berlangsung hingga tengah malam nanti.
Bosan dengan opor? Coba resep Brongkos Yogyakarta legendaris favorit Sultan. Inovasi susu evaporasi bikin kuah lebih gurih, creamy, dan 0% kolesterol!
HOTEL Kimaya Sudirman Yogyakarta by Harris semakin menancapkan pengaruhnya di dunia hospitality. Lewat tangan dingin, Djoni Tatinggulu selaku General Manager, Kimaya Yogyakarta
Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Al Munawir untuk memperkuat spiritual kader selama Ramadan.
STOK sejumlah bahan pangan utama di Kota Yogyakarta tercatat surplus menjelang Lebaran 2026. Pasokan beras mencapai sekitar 2.770 ton per minggu.
BERDASARKAN hasil survei Kementerian Perhubungan, jumlah kedatangan pemudik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 8,2 juta orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved