Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TERCATAT masih 42 keluarga di Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara (Sulut), hingga saat ini masih berada dilokasi pengungsian, pasca banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi, Rabu (6/4) lalu. Pemerintah setempat juga terus melakukan pendataan jumlah rumah warga yang rusak akibat bencana tersebut.
"Tidak ada korban jiwa manusia dalam bencana ini. Saya sudah perintahkan Dinas Permukiman segera mendata berapa banyak rumah penduduk yang rusak berat dan rusak ringan untuk diperbaiki," kata Bupati Kabupaten Mitra, James Sumendap, saat peninjauan dilokasi bencana, Jumat (8/4).
Dikatakan, Pemerintah Kabupaten juga sudah menyalurkan bantuan kepada warga yang terkena dampak dari bencana. Termasuk didalamnya warga yang masih dilokasi pengungsian. "Bantuannya antara lain berupa mie instan, kasur, selimut dan makanan siap saji," ujarnya.
Sementara itu, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mitra, bencana alam ini terjadi di Kecamatan Belang dan Kecamatan Ratatotok. Sebanyak 2.291 keluarga terkena dampak dari bencana ini.
"Kebutuhan mendesak warga yang terkena dampak bencana antara lain, family kit seperti peralatan mandi, Selimut, kebutuhan air bersih, alat untuk mengurangi debet air dan rumah bagi keluarga rusak berat 10, rusak ringan 6 rumah. Yang menjadi kendala ketersediaan dana, peralatan dan personil," kata Kepala BPBD Kabupaten Mitra, Jhony Kolinug.
Banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Belang dan Ratatotok sekitar 165 km arah Tenggara Kota Manado disebabkan meluapnya air Sungai Wowesen yang tanggulnya jebol.
"Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat segera menata anggaran perbaikan tanggul," kata Bupati Mitra James Sumendap.
Menurut James, pemerintah juga akan memprogramkan pelebaran saluran air atau drainase di dua kecamatan yang dilanda banjir bandang. Diharapkan warga mendukung program ini khususnya pembebasan lahan.
James juga mengecam perusahaan pertambangan emas tanpa izin yang beroperasi di dua kecamatan itu. "Saya tidak akan memberikan izin kepada perusahaan tambang yang beroperasi ilegal. Saya, pasti tertibkan karena ini menyangkut keselamatan dan kepentingan masyarakat umum. Sebab, bisa saja akibat penggalian material tambang itu menjadi salah satu penyebab bencana ini," tegas James Bupati Mitra dua periode ini. (OL-13)
baca Juga: Anies Baswedan Disoraki Presiden di Masjid Kampus UGM
PASCAbanjir bandang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ruas jalan penghubung Sokasar-Bojong di Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, putus total.
Mobil penjernih air difungsikan mengolah air kotor menjadi air bersih layak konsumsi bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan akses jalan dan jembatan terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga.
Intensitas hujan yang tinggi dan rusaknya hutan di kaki Gunung Slamet mengakibatkan tiga jembatan hanyut, lima objek wisata dan sungai rusak akibat diterjang banjir bandang
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
bencana tanah longsor di Watukumpul, Kabupaten Pemalang menimpa rumah warga, menutup ruas jalan dan mengakibatkan satu orang tewas
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
SEJUMLAH bangunan rumah warga dan tempat ibadah di Desa Campakawarna, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, terdampak bencana tanah longsor, Selasa (3/2) petang.
Selain proses evakuasi, Baznas juga mengaktifkan layanan Dapur Air di lokasi banjir bandang dan longsor di Bandung Barat.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved