Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Bupati Sumedang, Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Sumedang berusaha untuk terus mempermudah dan mempercepat semua proses perizinan yang terkait dengan berbagai proyek pembangunan di wilayahnya.
Dengan demikian, semua pihak yang ingin mendapatkan izin berbagai kegiatan usaha dapat mengurusnya dengan mudah.
“Kami selalu mengedepankan kemudahan dan kecepatan. Ini buktinya proyek perumahan subsisi “Klaras Cimanggung Hills” yang dibangun PT Verindo Klaras Utama izinnya keluar dengan cepat,” ujar Erwan pada acara silaturahmi dan penyerahan fasilitas sosial dan fasilitas umum di Perumahan Klaras Cimanggung Hills, Tegal Cimanggung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jabar, Rabu (16/2)
Baca juga : Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Icon Plus Gandeng Pemkab Sumedang
Di hadapan, Lurah Tegal Cimanggung, Camat Cimanggung, pimpinan Bank BTN, pimpinan dan komisari PT Verindo Klaras Utama, muspida setempat, warga penghuni perumahan, Erwan memuji hunian subsidi yang dinilainya sangat baik dari sisi kualitas bangunan dan sarana dan prasarana.
“Kenyamanan, keamanan, dan fasilitas yang memadai, itu dambaan setiap warga yang ingin memiliki rumah sendiri. Meski subsidi, kawasan perumahan ini sangat asri, karena pemandangan gunung yang indah dan hijau,” tambah Erwan.
Diakui Wakil Bupati Erwan, kebutuhan akan perumahan, khususnya perumahan subsidi makin tinggi di Sumedang.
Baca juga : Hunian Parkville Sold Out, Bukti Sentul City sebagai Kawasan Hunian Favorit
Dari sisi angka, sekitar 55 ribu unit dan iniberarti 9 kali lipat kebutuhan perumahan sejenis di Kota Bandung.
“Dengan penduduk yang lebih sedikit dari Kota Bandung, dan lahan yang masih luas, potensi pembangaunan perumahan subsidi sangat besar. Makanya kalau ada perumahan yang baru selesai, lakunya seperti kacang goreng,” papar Wabup Erwan.
Dalam kesempatan ini, Erwan menyampaikan keinginan agar di masa pandemi Covid-19 ini, selain seluruh masyarakat menjaga protokol kesehatan, perekonoian juga harus bergerak. Ushaa kecil dan UMKM perlu kita dukung sebagai penggerak ekonomi rakyat.
Baca juga : BMKG Minta Warga dan Pemda tidak Dirikan Bangunan di Patahan Cugenang
Saat menyerahkan fasos/fasum kepada Wakil Bupati Erwan Setiawan, Direktur Utaram (Dirut) Verindo Klaras Utama Wedi Siswandi didampingi Komisaris Utama, Muslim Umar.
Bersubsidi tapi berkelas dan berkualitas
Sementara itu, Dirut Verindo Klaras Utama Wedi Siswandi mengakui memang perizinan yang diurusnya relatif cepat yakni satu bulan.
Baca juga : Kasus Pengambilan Air Tanpa Izin Harus Segera Diproses Hukum
Hal ini di luar dugaan karena sebelunya mengira akan lama. “Alahmadulillah, Cuma sebulan keluar izin. Itu pun diurus via online. Semoga proses perizinan di Sumedang menjadi contoh kabupatan atau kota lain di Jabar,” harapnya.
Lebih lanjut Wedi mengatakan, pengembang yang dipimpinnya berupaya membangun rumah hunian bersubsidi yang berkualitas dan berkelas tanpa mengesampingkan unsur kenyamanan bagi para penghuninya.
“Hadirin dapat melihat kualitas bangunan yang kami buat. Semua itu agar penghuni merasa puas dan nyaman. Keamanan pun kami lengkapi dengan sarana CCTV serta dukungan jalan yang baik di komplek perumahan ini,” ujar Wedi saeraya tersenyum sambil menunjuk sejumlah deretean rumah sekitar.
Baca juga : Anggota DPR Minta Agar Pengambil Air Tanpa Izin Diproses Hukum
Menurut Wedi, dalam melakukan semua kegiatan usaha, PT. Verindo Klaras Utama tidak hanya mencari keuntungan semata, akan tetapi juga mengedepankan kepuasan bagi konsumen.
“Kami mengedepankan kualitas bangunan, efisiensi biaya, ketepatan waktu dan harga yang terjangkau," jelasnya.
"Didukung sumber daya manusia yang berpengalaman dan berpotensi, jajaran management PT. Verindo Klaras Utama siap bersaing dan berkompetisi untuk mewujudkan perumahan berkualitas dan berkelas,” tutur Wendi.
PT. Verindo Klaras Utama didirikan di Bandung pada tanggal 28 Juli 2020. Dengan semangat untuk ikut berkontribusi dalam membangun perumahan di Indonesia,
PT. Verindo Klaras Utama yang bergerak sebagai pengembang perumahan (developer), mengikrarkan diri sebagai pengembang khusus perumahan subsidi agar bisa lebih fokus dalam menghasilkan produk perumahan subsidi yang berkualitas dan berkelas. (RO/OL-09)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Pemkab Sumedang membantu penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih dan perbaikan irigasi.
Sebelumnya, di Sumedang telah beroperasi Sekolah Rakyat di Gedung Balai Latihan Kerja. Proses belajar mengajar sudah dimulai sejak 5 Agustus 2025 lalu.
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
Capaian ini menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah dengan kualitas pelayanan publik yang dinilai sangat baik
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved