Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyediakan 30 ribu vaksin dan menyiapkan titik vaksin bagi lanjut usia (lansia).
Pemkot juga bekerja sama dengan 3 pilar wilayah melaksanakan sistem jemput bola atau door to door untuk memastikan daftar warga lansia yang sudah tervaksinasi bertambah.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, kejar target capaian vaksin bagi lansia dilakukan pada Sabtu (12/2), di seluruh kecamatan di Kota Bekasi.
Ia meminta camat bersinergi dengan 3 pilar wilayah untuk bergerak dalam upaya mencapai target vaksinasi lansia yakni di atas 60%.
Baca juga: Bekasi Sediakan 30 Ribu Dosis Vaksin untuk Lansia
"Melalui surat edaran yang telah disampaikan ke masing-masing wilayah dan menindaklanjuti hasil rapat koordinasi, kepala wilayah siap melakukan percepatan vaksinasi lansia," kata Tri, Sabtu (12/2).
Tri meminta Dinkes atau puskesmas di lokasi penyelenggaraan vaksinasi untuk memberi tambahan obat-obatan dan vitamin bagi warga serta langsung memberikan penanganan jika ada warga yang mengalami kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI).
"Petugas juga harus memastikan data warga yang divaksinasi terdaftar ke Dinkes Kota Bekasi," tegasnya.
Tri juga mengimbau rumah sakit swasta yang berada di Kota Bekasi untuk menyiapkan dan menambah jumlah Bed Occupancy Rate (Bor) jika kasus aktif di Kota Bekasi semakin meningkat. Hal ini untuk mengantisipasi jika rumah sakit pemerintah tidak lagi bisa menampung lonjakan kasus.
"Semua harus bekerja sama dan selalu berkoordinasi dalam pelayanan warga. Peningkatan kasus aktif sudah mulai setiap hari. Sosialisasikan warga untuk perketat 5M dan protokol kesehatan kembali," tegasnya.
Tri mengungkapkan, pihaknya meminta pembentukan tim updating data sehingga warga yang telah melaksanakan vaksin dipastikan masuk dalam data PCare.
Di samping itu, juga untuk memastikan jumlah kasus sembuh dan meninggal masuk dalam data dan dikirimkan ke data ke pusat.
Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar (Kombes) Hengki mengatakan pihaknya telah memerintahkan kepada para Kapolsek untuk membantu vaksinasi lansia serentak yang akan berjalan besok di wilayah Kecamatan masing-masing.
Selama 17 hari ke depan, Ia berharap vaksinasi lansia mencapai angka 75%.
"Untuk mencapai target vaksinasi 75%, perlu kerja keras. Dihitung mulai hari ini sampai dengan 17 hari ke depan, minimal setiap 1 kelurahan 50 orang lansia per hari melalui mekanisme door to door," tegas Hengki.
Kapolres menegaskan kepada Kapolsek dan Babinsa di wilayah untuk menggerakkan semua anggota agar menelusuri warga lansia yang belum vaksin. Anggota Kodim pun diharapkan selalu bersinergi sehingga capaian vaksinasi memenuhi target.
"Program vaksinasi pada Sabtu (12/2) diprioritaskan untuk lansia. Namun, warga lain yang belum divaksinasi baik dosis 1, 2, atau booster akan tetap dipersilakan sehingga capaian vaksin akan tetap ter-update," pungkasnya. (RK/OL-09)
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Meski demikian, masyarakat tetap diperbolehkan merayakan malam tahun baru, tetapi dianjurkan tidak melakukannya secara berlebihan.
Dana yang digelontorkan untuk mendukung administrasi kesekretariatan hingga fasilitas kegiatan lingkungan itu langsung dikebut pencairannya oleh para ketua RW.
Pembangunan dan pengoperasian puskesmas ini merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses warga.
Pameran Dagang Lokal yang menjadi agenda pembuka menghadirkan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Bekasi.
Informasi yang sudah lama bisa dimunculkan kembali dan menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah maupun lembaga pendidikan
Rekomendasi 7 sepatu Nike tanpa tali yang nyaman dan aman untuk lansia. Mudah dipakai tanpa membungkuk, fokus stabilitas dan kenyamanan kaki.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Samuji (72) tak bisa menyembunyikan rasa leganya. Puluhan tahun mengandalkan kekuatan betis untuk memutar roda demi mengais rezeki, kini ia bisa bernapas lebih panjang.
Evaluasi kesehatan harus dilakukan lebih mendalam jika rencana liburan melibatkan orang tua atau lansia.
Tak bisa berbuat banyak untuk pengobatan penyakit ibunya yang menderita stroke, dan kondisi rumah yang sudah sebagian Ambruk.
PERINGATAN Hari HAM Internasional 10 Desember 2025 mengangkat tema sangat menggugah, Human rights, our everyday essentials
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved