Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Jasa Raharja telah menyerahkan santunan untuk korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus pariwisata PO Gandhos Abadi di Imogiri, Bantul, Minggu (6/2). Santunan tersebut diberikan kepada 12 orang ahli waris yang sah dari para korban. Sementara itu, untuk 1 korban lainnya yang meninggal dunia masih dalam proses verifikasi.
Santunan diserahkan oleh Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A Purwantono, di Balai Desa Mranggen, Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Direktur Operasional PT Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana mengatakan korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan bus pariwisata PO Gandhos Abadi mendapat santunan masing-masing Rp50 juta yang diserahkan melalui ahli waris yang sah. Sedangkan untuk korban yang meninggal dunia tetapi tidak memiliki ahli waris yang sah diberikan santunan biaya penguburan sebesar Rp4 juta.
"Santunan ini dapat diproses dengan cepat kurang dari 24 jam karena solidnya kerja sama yang telah terbina dengan instansi terkait," kata Dewi, melalui keterangannya, Selasa (8/2).
Baca Juga: Korban Meninggal Kecelakaan Bus Pariwisata sudah Disantuni ...
Dewi mengatakan pemberian santunan itu bentuk kehadiran negara dalam melindungi warganya, sesuai Program Perlindungan Dasar Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang. Jasa Raharja memberikan santunan kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia atau cacat tetap dan penggantian biaya perawatan akibat kecelakaan yang disebabkan oleh penggunaan angkutan umum. Santunan tersebut berasal dari Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) yang dibayarkan penumpang bersamaan saat membayar ongkos angkut/tiket.
Ia juga mengapresiasi kinerja Satlantas Polres Bantul yang dengan sigap dan cepat dalam penanganan kasus kecelakaan tersebut dan juga pihak Rumah Sakit yang dengan cepat memberikan pelayanan kepada para korban sehingga dapat tertangani dengan baik.
"Selain itu juga tidak kalah pentingnya peran masyarakat dan Pamong Praja wilayah setempat yang mendukung lancarnya pertemuan dengan pihak ahli waris korban," katanya.
Sementara itu, Dewi mengatakan untuk korban luka-luka, pihaknya telah memberikan surat jaminan perawatan kepada rumah sakit dengan biaya maksimal Rp20 juta.
Ia mengatakan dengan digitalisasi sistem pelayanan bersama instansi terkait, yaitu kepolisian, rumah sakit, Ditjen Dukcapil, membuat data korban kecelakaan dan ahli warisnya meski berada di luar kota dapat diproses dengan cepat.
"Proses penyelesaian dapat dilakukan dengan cepat dalam hitungan jam saja,“ kata Dewi.
Sebelumnya, Bus Pariwisata Gandhos Abadi menabrak tebing di Kawasan Bego, Pedukuhan Kedungbuweng, Wukirsari, Imogiri, Bantul, Minggu (6/2). Sebanyak 13 penumpang tewas dan lainnya mengalami luka-luka. (OL-13)
Baca Juga: Kecelakaan Bus Pariwisata di Bantul Sisakan Kesedihan bagi ...
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
SEBAGAI salah satu perusahaan asuransi jiwa nasional yang berperan aktif dalam pengembangan industri terkait, BRI Life menjalankan berbagai inisiatif transformasi digital.
Sulaiman mendorong OJK melakukan penelaahan dan evaluasi terhadap pola kerja sama KPM di industri asuransi.
Sebanyak 10 korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 telah ditemukan. Tiga di antaranya telah berhasil dipulangkan kepada keluarga dan seluruh korban dipastikan akan dapat asiramsi.
Asuransi ini menyasar kendaraan listrik sesuai Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI).
Produk ini g dirancang untuk membantu keluarga Indonesia mempersiapkan perlindungan keuangan keluarga sekaligus perencanaan warisan lintas generasi.
Protes kaum Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem melawan undang-undang wajib militer berakhir tragis. Seorang remaja 18 tahun tewas setelah sebuah bus menabrak massa.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan akan memanggil pemilik bus Cahaya Trans B 7201 IV yang mengalami kecelakaan di exit Tol Krapyak, Semarang.
Perusahaan Otobus (PO) Cahaya Trans memutuskan menghentikan sementara seluruh operasional bus reguler antar kota antar provinsi mulai 26 Desember 2025.
"Ada satu meninggal dunia ketika dalam perawatan di RSUD Kalisari Batang yakni kernet bus bernama Sucipto (47), warga Ngromo RT 02 RW 08, Rejosari, Bancak, Kabupaten Semarang,"
Sopir bus Cahaya Trans jadi tersangka dalam kasus kecelakaan bus Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kecelakaan maut bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang menewaskan 16 orang. Berikut kronologi, penyebab, dan hasil penyelidikan terbaru polisi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved